Indonesia Open 2018

Marcus/Kevin Lolos ke Semifinal, Tommy Sugiarto Gugur

Kautsar Halim    •    06 Juli 2018 18:19 WIB
bulu tangkis
Marcus/Kevin Lolos ke Semifinal, Tommy Sugiarto Gugur
Selebrasi kemenangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: Kautsar/Medcom)

Jakarta: Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil melaju ke semifinal Indonesia Open 2018. Tren positif itu mereka raih setelah bertanding susah payah di perempat final kontra ganda putra Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding.

Jalannya pertandingan berlangsung sengit dan dramatis di Istora Senaya, Jakarta, Jumat 6 Juli. Selain tertinggal lebih dulu dan harus memainkan dua game dengan skor deuce, Kevin/Marcus juga sedikit dirugikan dengan keputusan wasit.

Salip menyalip poin dan permainan sama-sama ditunjukkan Marcus/Kevin serta Mads/Mads pada game pertama dan kedua. Namun, perlawanan Mads/Mads mulai mengendur pada game penentu sehingga Kevin/Marcus bisa menang lebih cepat.

Klik: Cedera Memaksa Son Wan Ho Menyerah dari Vittinghus

Meski berstatus sebagai ganda putra terbaik dunia, Kevin/Marcus tetap harus bertanding susah payah. Mereka bahkan sempat kalah lebih dulu dan harus berunding cukup lama dengan wasit untuk memprotes gaya permainan Mads/Mads pada game ketiga.

Kevin Sanjaya Sukamuljo menyindir gaya permainan lawannya


Statistik laga menunjukkan, Kevin/Marcus tampil sangat agresif dan tidak pernah sekalipun membiarkan Mads/Mads menyalip poin pada game ketiga. Namun, pertandingan baru bisa diselesaikan dalam tempo 1 jam 4 menit dengan skor, 20-22, 22-20 dan 21-18.

Klik: Indonesia Belum Setorkan Daftar Nama Atlet Asian Games

Puncak protes Marcus/Kevin terjadi menjelang akhir game ketiga. Saat itu, wasit memperbolehkan Mads/Mads meminta challenge meskipun poin Marcus/Kevin sudah dianggap masuk. Kendati demikian, hasil pertandingan untuk kemenangan Marcus/Kevin tidak berubah setelah protes dilakukan.

“Kami sudah unggul pada game pertama, tapi hilang fokus pada poin-poin akhir. Meski game kedua sempat ketinggalan, tapi kami bisa membalikkan keunggulan lagi," ujar Kevin dalam jumpa pers seusai laga.

“Saya menyadari ada yang berbeda dengan wasit sejak awal game ketiga. Saya tidak banting raket, tapi dibilang banting raket. Kemudian, challenge seperti itu masa tetap diberikan oleh wasit," tambahnya.

Sementara itu, pada laga sebelumnya, Indonesia malah kehilangan Tommy Sugiarto yang menjadi satu-satunya wakil tunggal putra di babak perempat final. Putra sulung Icuk Sugiarto itu dikalahkan Kento Momota (Jepang) dalam tempo 38 menit dengan skor telak, 11-21 dan 15-21.




(KAU)