Malaysia Open Super Series Premier 2017

Celoteh Marcus/Kevin setelah Sabet Hattrick Titel Super Series

Kautsar Halim    •    09 April 2017 22:22 WIB
bulu tangkis
Celoteh Marcus/Kevin setelah Sabet Hattrick Titel Super Series
Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: Humas PBSI)

Metrotvnews.com, Kuching: Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sukses menjuarai turnamen Malaysia Open Super Series Premier 2017. Prestasi itu sangat memukau karena artinya sudah tiga gelar Super Series yang mereka sabet secara berturut-turut pada awal musim ini.

Sebelum bertanding di Malaysia, Marcus/Kevin sempat mengarungi turnamen India Open dan All England. Kedua event itu sama-sama memiliki level Super Series dan sama-sama berhasil dijuarai dengan baik oleh Marcus/Kevin.

Meski begitu, tidak ada laga mudah untuk memenangkan tiga gelar Super Series. Marcus/Kevin wajib bertanding maksimal sejak putaran pertama dan harus siap bermain rubber game jika lawan-lawannya tidak mau mengalah.


Klik: Juara di Malaysia, Marcus/Kevin Hattrick Gelar Super Series


Termasuk partai final Malaysia Open, Marcus/Kevin juga berjuang habis-habisan untuk menaklukkan lawannya yang berasal dari Tiongkok, Fu Haifeng/Zheng Siwei. Laga itu harus berlangsung selama 41 menit sebelum ditutup Marcus/Kevin dengan skor, 21-14, 14-21, 21-12.

“Tentu senang bisa dapat gelar Super Series berturut-turut dari All England, India dan Malaysia. Awalnya tidak menyangka kami bisa menang di sini (Malaysia), karena tenaga kami sudah terkuras,” ungkap Marcus usai pertandingan dalam rilis Humas PBSI.

“Fu/Zheng tampil bagus walaupun mereka pasangan baru. Di game kedua kami tidak antisipasi kalau mereka mau main bertahan, karena kami tidak siap untuk serang habis-habisan, energi kami lumayan terkuras. Kemudian kami berdiskusi bersama dan mencari strategi lain,” tambahnya.

“Di game ketiga kami pikir ini sudah tanggung, kami ke final, harus juara, jadi nekat saja, mainnya maksa,” jelas Marcus.


Klik: Klasemen Pembalap F1 usai GP Tiongkok


Marcus/Kevin memang mampu unggul lebih dulu ketika memenangkan game pertama dengan skor, 21-14. Namun, Fu/Zheng tidak menyerah begitu saja karena bisa memenangkan game kedua dengan skor yang sama, 14-21. Kondisi inilah membuat Marcus/Kevin tampil lebih beringas dan menutup laga lebih cepat pada game ketiga.

Ditanya seputar kemenangan dan prestasi hattrick, Kevin mengaku tidak memiliki strategi khusus untuk meraihnya. Ia hanya menegaskan suasana hatinya memang sedang bagus dalam tiga turnamen belakangan ini.

"Tidak ada rahasia apa-apa di balik keberhasilan kami hattrick. Kami hanya melakukan yang terbaik dan enggak terlalu memikirkan menang atau kalah. Pokoknya hanya berjuang terus,” kata Kevin.

“Walaupun badan capek dan sedang sakit habis ikut dua turnamen berurutan, selagi bisa menang kenapa tidak? Kami harus manfaatkan momen sedang tampil bagus,” tambahnya menutup. (RO)


 


(KAU)