All England 2018

Kata Praveen/Debby setelah Gagal Mengulang Sukses di All England

Kautsar Halim    •    17 Maret 2018 01:56 WIB
bulu tangkisall england
Kata Praveen/Debby setelah Gagal Mengulang Sukses di All England
Praveen Jordan/Debby Susanto. (Foto: Humas PBSI)

Birmingham: Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto, gagal mengulang sukses untuk menjuarai All England pada dua tahun lalu. Kini, keduanya harus menerima nasib terhempas pada perempat final.    

Praveen/Debby melakoni perempat final All England 2018 pada Jumat 16 Maret. Saat itu, keduanya kalah dari Mathias Christiansen/Christinna Pedersen yang berasal dari Denmark dengan skor, 16-21 dan 15-21.


Klik: Hafiz/Gloria Gagal Membendung Perlawanan Zhang/Li


Jalannya pertandingan sempat sengit pada game pertama. Namun, berbagai kesalahan sendiri yang dilakukan Praveen/Debby malah membuat lawannya makin mudah mendapat poin.  

“Kami sudah coba yang terbaik dan berusaha semaksimal mungkin. Tapi mereka memang tampil bagus. Dibanding dengan (Joachim Fischer) Nielsen, Christiansen lebih lincah, larinya cepat, mungkin karena Fischer lebih tinggi,” kata Praveen seusai laga.

“Lawan memang main lebih rapi, jarang melakukan kesalahan sendiri. Kalau untuk kesiapan, kami sama-sama siap," timpal Debby seperti dikutip dalam rilis Humas PBSI.


Klik: Marcus/Kevin Menang Mudah pada Perempat Final


Usai All England 2018, Praveen dan Debby akan kembali ke pasangan bermainnya masing-masing. Praveen bersama Melati Daeva Oktavianti, sedangkan Debby dengan Ricky Karanda Suwardi. PBSI sengaja memisahkan keduanya menggenjot prestasi keduanya yang menurun sejak tahun lalu.

Dengan gugurnya Praveen/Debby, artinya wakil Indonesia yang tersisa pada semifinal hanya ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Tadinya, Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja juga bermain di perempat final ganda campuran. Tapi, keduanya tak kuasa menghadapi perlawanan wakil Tiongkok, Zhang Nan/Li Yinhui.


(KAU)