Penyebab Kekalahan Tiongkok di Final Piala Sudirman 2017

Kautsar Halim    •    29 Mei 2017 00:35 WIB
piala sudirman
Penyebab Kekalahan Tiongkok di Final Piala Sudirman 2017
Pelatih bulu tangkis sektor ganda Tiongkok, Zhang Jun. (STR / AFP)

Metrotvnews.com, Gold Coast: Tiongkok tampil di Piala Sudirman 2017 dengan status sebagai juara bertahan sebanyak enam kali berturut-turut. Namun, rekor itu bisa dipatahkan oleh Korea Selatan yang diperkuat para pebulu tangkis muda.

Korea Selatan menaklukkan Tiongkok di Carrara Indoor Stadium, Gold Coast, Australia, pada Minggu 28 Mei. Kemenangan itu diraih dengan skor 3-2 setelah bertarung sengit selama lebih dari empat jam.


Klik: India Tak Berdaya di Perempat Final Piala Sudirman


Menurut Zhang Jun selaku pelatih kepala pelatih sektor ganda Tiongkok, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan timnya gagal mempertahankan gelar. Salah satunya adalah kondisi kebugaran. "Salah satu faktor kehilangan angka di sektor ganda adalah karena kami bermain hingga larut malam di semifinal. Jadi, kebugaran pemain juga berbeda. Selain itu, ganda putri kami juga bermain rangkap sejak kemarin," ujar Zhang seusai turnamen.

Sejatinya, Tiongkok menerapkan strategi untuk tidak memainkan pemain yang sama dalam dua pertandingan berturut-turut. Namun, strategi itu sedikit dilanggar karena mereka tetap memainkan ganda putri Chen Qingchen/Jia Yifan yang tampil sehari sebelumnya pada semifinal kontra Jepang. Menanggapi tren negatif itu, Zhang tetap optimistis terhadap penampilan anak-anak asuhnya. 

"Hanya pemain ganda putri saja yang turun di semifinal dan final. Meski gagal, kami puas dengan penampilan ganda putra, tunggal putra dan tunggal putri. Mereka sudah menunjukkan keinginan untuk menampilkan yang terbaik," papar Zhang.


Klik: Cavs ke Final, LeBron James Pecahkan Rekor Michael Jordan


Selain perkara kebugaran, perombakan organisasi bulu tangkis Tiongkok juga dianggap telah mengganggu konsentrasi para pemain. Perombakan itu meliputi ditanganinya sektor ganda oleh Zhang Jun dan dipercayanya Xia Xuanze selaku kepala pelatih sektor tunggal.

"Kami melakukan pergantian pelatih di tubuh organisasi. Sekarang kami memiliki pelatih kepala untuk sektor tunggal dan sektor ganda, serta punya banyak pemain-pemain baru. Kami akan membutuhkan strategi baru untuk mengembangkan para pemain kami,"  pungkas Xia.

Meski gagal juara, Tiongkok tetap tim paling tersukses dan tertangguh di ajang Piala Sudirman. Jika Korea Selatan baru mengoleksi empat trofi, Tiongkok sendiri sudah menjadi pemenang sebanyak 10 kali. (RO)




(KAU)