Bonus Kevin/Marcus Tidak Masuk Program PBSI

Rendy Renuki H    •    19 Desember 2017 16:32 WIB
bulu tangkis
Bonus Kevin/Marcus Tidak Masuk Program PBSI
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat disambut kepulangan dari Dubai World Super Series Finals 2017 oleh Menpora Imam Nahrawi dan Ketum PBSI Wiranto di Bandara Soetta, Senin (18/12) (Medcom/Rendy Renuki)

Jakarta: Sekjen PBSI Achmad Budiharto mengatakan pihaknya belum menyiapkan bonus kepada Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Ia menyebut apresiasi bonus kemenangan Kevin/Marcus di Dubai World Super Series Final tidak masuk program PBSI.

Kevin/Marcus meraih gelar ketujuh pada 2017 setelah mengalahkan pasangan Tiongkok Zhang Nan/Liu Cheng 21-16 dan 21-15 di final. Prestasinya itu pun diganjar bonus oleh Kemenpora sebesar Rp150 juta.

Namun, PBSI selaku induk cabang olahraga justru belum menyiapkan apresiasi serupa. Pasalnya, Budi menjelaskan jika program insentif bagi pebulu tangkis berprestasi sudah ada koridor-koridornya.

"Kita bersyukur dan bangga karena Kevin/Marcus bisa menunjukkan prestasi luar biasa yang belum pernah dicapai ganda siapa pun. Artinya baru kali ini, ini rekor dunia dan tentu itu sesuatu yg membanggakan buat kita," ucap Budi saat menjemput pasangan berjuluk Minions di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (18/12/2017) malam.

Baca: Tiba di Tanah Air, Marcus/Kevin Langsung Diguyur Bonus Rp150 Juta


"Kalau yag sudah dipastikan (dapat bonus) itu kan All England, Juara Dunia, Olimpiade, Piala Sudirman, dan Thomas-Uber. Itu kan sudah masuk daftar yang diprogramkan mendatap apresiasi dari PBSI. Yang ini (Super Series) memang tidak termasuk," tegas Budi.

Namun, Budi tetap tak menutup harapan jika Kevin/Marcus mendapatkan bonus seperti yang didapatkan dari Kemenpora. Meski Budi belum menyebut kapan dan berapa besar nominal bonus yang akan diberikan kepada duet "Minions".

"Kita juga beruntung bahwa Menpora memberika perhatian dan apresiasi, PBSI nanti kita pikirkan. PBSI sudah punya kebijakan mana yang dapat insentif mana yang tidak, tapi tidak menutup kemungkinan karena suatu prestasi yang luar biasa," tutupnya.

 


(REN)