Susy Susanti: Harusnya Indonesia Menang Telak atas Malaysia

Kautsar Halim    •    22 Mei 2018 07:33 WIB
bulu tangkis
Susy Susanti: Harusnya Indonesia Menang Telak atas Malaysia
Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (Foto: Humas PBSI)

Bangkok: Susy Susanti mengapresiasi perjuangan tim bulu tangkis putri Indonesia pada laga perdana Piala Uber 2018. Menurutnya, nyaris saja para pemainnya meraih hasil mengejutkan.

Tim bulu tangkis Indonesia melakoni laga perdana Grup D Piala Uber pada Senin 21 Mei. Malaysia yang menjadi lawan mereka pada saat itu berhasil ditaklukkan dengan skor tipis, 3-2.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang tampil di laga kedua berhasil memberikan poin penting untuk menyamakan kedudukan. Pasalnya, Fitriani yang tampil di laga pembuka menyerah lewat rubber game.
 

Klik: Della/Rizki Pastikan Kemenangan Indonesia Atas Malaysia


Terlecut dengan kemenangan Greysia/Apriyani, Gregoria Mariska Tunjung yang tampil di laga ketiga juga mampu menaklukkan Goh Jin Wei lewat straight game. Saat itu, laga ditutup dengan skor 22-20 dan 21-16 dalam tempo 36 menit. 

Kemenangan para srikandi Indonesia dipastikan ketika Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta bertanding sengit pada laga keempat. Beruntung keduanya keluar sebagai pemenang dengan skor,  24-22, 20-22 dan 21-12.

Meski sudah memastikan kemenangan, Indonesia tetap menurunkan Ruselli Hartawan pada laga kelima. Namun, ia kalah dari Selvaduray Kisona setelah bertanding sengit hingga skor, 23-21, 21-23 dan 13-21. 

“Memang hasil tadi sudah sesuai dengan prediksi dan target kami. Kami memang ingin mengambil poin dua dari ganda karena sedikit lebih unggul. Sedangkan tunggal semua masih fifty-fifty," ujar Susy.

"Sebenarnya tadi (kemarin.red) bisa menang semua. Cuma, memang masih kurang sedikit lagi. Meski begitu perjuangan para atlet tadi sudah cukup bagus," tambahnya. 
 

Klik: Kalah di Game Trakhir, Indonesia Tetap Menang dari Malaysia


Selanjutnya, tim bulu tangkis putri Indonesia akan berhadapan dengan Prancis pada laga kedua fase Grup D, Selasa 22 Mei. Tantangan sebenarnya untuk mereka baru terlihat adalah ketika bentrok dengan Tiongkok pada Rabu 23 Mei mendatang.

"Untuk pemain yang kalah jangan berkecil hati, tapi mesti menunjukkan lagi. Hal apa yang tadi bikin kalah supaya tidak terulang lagi di pertandingan berikutnya," lanjut wanita yang juga manajer tim Piala Thomas dan Uber Indonesia 2018. 

 


(FIR)