All England 2017

Marcus/Kevin Sejajar dengan Christian Hadinata dan Tjun Tjun

Krisna Octavianus    •    13 Maret 2017 13:05 WIB
all england 2017
Marcus/Kevin Sejajar dengan Christian Hadinata dan Tjun Tjun
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di podium juara All England 2017 (Foto: AFP/JUSTIN TALLIS)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil menorehkan sejarah dengan meraih gelar All England 2017. Kini, pasangan yang dijuluki "Duet Minions" tersebut sejajar dengan legenda bulu tangkis Indonesia sekelas Christian Hadinata dan Tjun Tjun.

Pasangan berperingkat lima dunia itu awalnya bukan yang dijagokan untuk meraih gelar turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut. Akan tetapi, pemain yang baru dipasangkan pada 2015 itu berhasil mengejutkan dengan menjadi juara di Barclayd Arena, Birmingham.

BACA: Komentar Kevin/Marcus Usai Juara All England 2017

Tak tanggung-tanggung, kemenangan Kevin/Marcus pun dipastikan dalam dua game saja. Meski pertandingan berjalan ketat, mereka berhasil mengalahkan pasangan Tiongkok Li Junhui/Liu Yuchen dengan skor 21-19 dan 21-14.

Ini menjadi gelar perdana bagi Marcus/Kevin di ajang All England. Sekaligus menjadi gelar perdana bagi Indonesia di sektor ganda putra setelah absen juara dalam dua perhelatan terakhir. Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan pernah menyabet gelar tersebut pada 2014.

Dalam usaha meraih gelar All England tahun ini, perjalanan Marcus/Kevin cukup terjal untuk menjadi yang terbaik. Ia tercatat mengalahkan beberapa nama unggulan sejak babak pertama sampai akhirnya berhak tampil final.

Pada babak pertama, mereka mengalahkan pasangan senior gado-gado Indonesia-Malaysia, Hendra Setiawan/Tan Boon Heong dua game langsung 21-12,21-17. Di babak kedua, mereka menumbangkan pasangan tuan rumah Peter Briggs/Tom Wolfenden 21-13, 21-14.

Pada fase perempat final, lawan berat sudah menanti. Mereka menghadapi jagoan Tiongkok, Chai Biao/Hong Wei yang merupakan unggulan keempat. Tapi tanpa disangka mereka berhasil menang mudah dengan skor 21-16, 21-18.

Perjalanan terasa sangat terjal setelah dipastikan bertemu pasangan Denmark, Mads Conrad-Petersen/ Mads Pieler Kolding di semifinal. Mereka harus menjalani laga ketat tiga game sebelum akhirnya melaju ke final. Marcus/Kevin menang dengan skor 19-21, 21-13, 21-17.

Penampilan baik Marcus/Kevin terus berlanjut saat menjejakkan kaki di babak final. Mereka sukses menjadi juara setelah menang dua game langsung dengan skor 21-19, 21-14. Itu menjadi gelar perdana mereka di ajang All England atau yang keempat di ajang sekelas Super Series atau Super Series Premier.

Gelar All England tentu membanggakan bagi Marcus/Kevin. Bahkan, dalam wawancara selepas pertandingan, Kevin mengaku ini adalah gelar yang sudah diimpikan sejak lama. Pertama kali ke final, mereka langsung juara.

"Senang sekali bisa main di turnamen tertua seperti All England ini, dan juara di sini adalah suatu impian saya," ujar Kevin.

Kini, mereka berhasil mensejajarkan diri dengan legenda bulu tangkis Indonesia di sektor ganda putra sekelas Christian Hadinata/Ade Chandra dan Tjun Tjun/Johan Wahjudi. Nama-nama tersebut lebih dulu merasakan gelar All Englad pada era 1970-an dan 1980-an.


(Christian Hadinata/Ade Chandra. Foto: BWF)

Bahkan, Christian Hadinata/Ade Chandra menjadi ganda putra Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar All England pada 1972. Mereka kemudian berhasil memenanginya lagi pada 1973. 

Selepas itu, Tjun Tjun/Johan Wahjudi menguasai ganda putra All England sejak 1974. Sempat diselingi oleh Bengt Froman/Thomas Kihlstrom asal Swedia pada 1976, Tjun Tjun/Johan Wahjudi kembali juara pada 1977 sampai 1980. Mereka sebenarnya berpeluang meraih gelar lagi pada 1981, tapi kalah dari rekan sesama Indonesia Rudy Heryanto/Hariamanto Kartono di final.

BACA: Marcus/Kevin Juara di All England 2017

Suatu pencapaian besar bagi kedua anak muda Marcus/Kevin bisa meraih gelar All England tahun ini. Selain bisa sejajar dengan Christian Hadinata dan Tjun Tjun, mereka juga mengikuti jejak Ricky Subagja, Rexy Mainaki, Tony Gunawan, Chandra Wijaya, dan pemain kelas dunia lainnya yang pernah mempersembahkan gelar All England di sektor ganda putra.

 


(ACF)