India Terbuka 2018

Sembilan Wakil Indonesia Bertahan di India Terbuka 2018

A. Firdaus    •    31 Januari 2018 22:36 WIB
bulu tangkis
Sembilan Wakil Indonesia Bertahan di India Terbuka 2018
Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta (Foto: PBSI)

New Delhi: Sembilan wakil Indonesia memastikan diri bertahan di India Terbuka 2018. Angga Pratama/Rian Agung Saputro adalah wakil terakhir yang memastikan diri lolos ke putaran kedua.

Sebagai unggulan ketujuh, Angga/Rian tampil percaya diri dengan mengalahkan wakil tuan rumah, M. Anilkumar Raju/Venkat Gaurav Prasad dengan 21-11 dan 21-10.

Unggulan tuan rumah lagi-lagi jadi korban keganasan pasukan Merah Putih. Contohnya yang terjadi pada Harika Veludurthi/Karishma Wadkar. Turun di nomor ganda putri, Harika/Karishma ditundukkan unggulan ketiga Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Klik di sini: Rossi Berharap 8 Rider Ramaikan Gelar Juara MotoGP 2018

Pasangan India kembali gugur ketika berhadapan dengan wakil Indonesia. Kali ini menimpa Khrisna Prasad Garaga/Dhruv Kapila yang harus menjadi penonton di negara mereka sendiri setelah dikalahkan ganda putra terbaik Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan 23-25 9-21.

Kesuksesan juga diraih unggulan pertama asal Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Berhadapan dengan duet Denmark Kasper Antonsen/Niclas Nohr, Kevin/Marcus menang 21-13 21-16.

Klik di sini: Dirk Nowitzki Menanti 50.000 Menit di NBA

Secara keseluruhan Indonesia menempatkan sembilan wakil mereka di putaran kedua India Terbuka. Sementara ada tiga utusan yang harus gugur pada putaran pertama ini.

Berikut sembilan wakil Indonesia di putaran kedua India Terbuka 2018:
Ganda putra:
Angga Pratama/Rian Agung saputro
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon

Ganda putri:
Greysia Polii/Apriyani Rahayu
Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta

Ganda campuran:
Ricky Karandasuwardi/Debby Susanto
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Tunggal putri:
Lyanny Alessandara Mainaky

Tunggal putra:
Tommy Sugiarto

Susy Susanti Sebut Sektor Tunggal Putri Butuh Pembenahan



(FIR)