Sirkanth Kidambi

Jatuh Bangun Perjalanan Kidambi hingga Dijuluki The Next Taufik Hidayat

A. Firdaus    •    07 Juli 2017 18:00 WIB
bulu tangkis
Jatuh Bangun Perjalanan Kidambi hingga Dijuluki The Next Taufik Hidayat
Srikanth Kidambi menjadi salah satu pebulu tangkis India tersukses (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Mumbai: Srikanth Kidambi tengah berada di puncak kariernya. Tapi pebulu tangkis asal India ini enggan berpuas diri.

Bakat Kidambi mulai terendus oleh mantan pebulu tangkis India, Pullela Gopichand. Dari diri Kidambi, terdapat bakat besar yang bisa membantu bulu tangkis India dipandang oleh negara lain.

"Ini sangat dekat. Sebuah medali yang telah mengubah banyak hal dalam diri saya," gumam Kidambi ketika harus menerima kekalahan atas Lin Dan di perempat final Olimpiade Rio 2016.

Klik di sini: Hamilton Kuasai Latihan Bebas Pertama

Ajang Olimpiade memang tidak pernah mudah bagi siapa pun. Termasuk untuk Kidambi. Meski menghadapi Lin Dan ia pernah membuat kejutan pada 2014.

Ketika itu, Kidambi sukses mempecundangi Naga Tiongkok di final Tiongkok Open dengan dua game langsung. Prestasi yang cukup mengangkat Kidambi ke peringkat tiga dunia.

"Belakangan ini, Lin Dan tidak diragukan lagi. Dia adalah pemain terlengkap yang pernah saya lihat," terangnya.

Usai beberapa kesuksesan itu, permainan Kidambi menurun. Seakan ada sesuatu yang menahan kariernya. Apakah itu cedera atau kurang konsisten.

Titik terendahnya adalah pada saat kalah dari pebulutangkis kualifikasi Tiongkok, Zhao Junpen di babak pertama All England pada Maret 2017. Banyak yang mengira dia sedang tersesat, bahkan beberapa media menyebut kalau dia terjebak di padang belantara.

Tapi ketakutan itu mulai hilang dalam diri atlet berusia 24 tahun itu. Dua kemenangan dan tiga penampilan di final berlevel super series membuktikan kalau ia berada di jalur yang benar. Termasuk juara pada Indonesia Open 2017 di JCC lalu.

Klik di sini: KTM Sudah Tentukan Jadwal Tes Bebas MotoGP

Dengan perjalanan kariernya itu, ia mulai dibanding-bandingkan dengan legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat. Pujian itu terlontar dari mulut pelatihnya, Mulyo Handoyo yang merupakan mantan pelatih yang membawa Taufik meraih emas Olimpiade 2004.

"Anda tahu Anda selalu merasa tersanjung saat mendapat pujian seperti itu. Dan terutama datang darinya. Tapi saya benar-benar tidak ingin membandingkan diri saya dengan dia. Dia adalah legenda besar dalam olahraga ini. Saya benar-benar harus bekerja keras untuk mencapai tingkat itu," tegas Kidambi.  

Tapi kecocokannya dengan Mulyo Handoyo telah dilihat oleh semua orang. Mereka seakan seperti pasangan baru, terus saling memuji dan menghadirkan getaran positif yang muncul di sekitar ruang ganti.

"Metode pelatihannya benar-benar sesuai dengan perasaan saya. Dan saya pikir kadang-kadang itu semua tentang waktu. Bila orang yang tepat memasuki hidup Anda pada waktu yang tepat.  Jadi semuanya selaras," tutupnya.

Preview Formula 1 GP Austria
 


(ACF)