bulu tangkis

Susy Susanti Minta Tim Putri Konsisten

Riyan Ferdianto    •    08 Februari 2018 19:43 WIB
bulu tangkis
Susy Susanti Minta Tim Putri Konsisten
Susy Susanti (Foto Antara/ FENY SELLY)

Jakarta: Penampilan tim bulu tangkis putri Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia 2018 diapresiasi Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Susy Susanti usai menjadi jawara Grup Z. Akan tetapi Susy tetap mengingatkan, semua pemain teteap fokus dan konsisten di pertandingan selanjutnya. 

Kepastian menjadi yang terbaik di Grup Z dipastikan usai dalam pertandingan pamungkas fase penyisihan grup di Stadion Abdul Halim, Alor Setar, Kedah, Malaysia, Kamis 8 Februari, Indonesia sukses membukukan kemenangan atas Tiongkok 3-2.

"Ini baru langkah awal, kami harus tetap fokus dan konsisten di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Kemenangan ini menjadi satu penyemangat untuk tim putri," kata Susy dalam keterangan resmi PP PBSI yang diterima di Jakarta.

Strategi mengambil dua kemenangan di ganda dan satu di tunggal disebutkan Susy, berjalan dengan baik. Fitriani yang turun di tunggal pertama punya rekor sekali kemenangan atas Chen Yufei, tunggal putri andalan Tiongkok. 

Klik di sini: Ruselli Hartawan Kalah, Indonesia Tetap Menang atas Tiongkok

Sementara Gregoria Mariska Tunjung dan Ruselli Hartawan diturunkan karena belum memiliki catatan rekor pertemuan dengan He Bingjiao dan Chen Xiaoxin. Dari tipe permainan Gregoria dan Ruselli dinilai paling sesuai untuk menghadapi lawan.

"Dari tiga tunggal, Fitri yang dapat poin. Setelah di Indonesia Masters dia bisa mengimbangi Ratchanok (Intanon), sepertinya ini menambah keyakinan dia," ujar Susy.

Di ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris dapat menjalankan tugas dengan baik. Meskipun laga Rizki/Della diwarnai ketegangan karena harus berakhir dengan tiga gim dan adu setting (deuce) melawan pasangan muda Tiongkok.

"Ganda putri memang mengemban tanggung jawab yang berat. Ini team event, Rizki/Della jadi penentu pula. Saya lihat memang ada ketegangan, lawannya pasangan muda yang permainannya cukup alot. Rizki/Della akhirnya bisa lepas dari ketegangan itu," tutur Susy.

Susy juga melihat, kali ini tim putri main tanpa beban. Mereka punya kemauan untuk menang, semangat dan kerja keras yang ditunjukkan membuahkan hasil.

Klik di sini: Chen Yufei Tak Menyangka Bisa Kalah dari Fitriani

"Setelah sekian lama terpuruk, saya rasa kemenangan atas tim Tiongkok ini bisa jadi modal bagi pemain-pemain putri kita untuk memperbaiki diri untuk bisa masuk ke jajaran elit," ucapnya.

Kendati demikian, Susy sempat melontarkan kritik tajam kepada para pemain tunggal putri. Dituturkan Susy, hal ini sedikit membawa perubahan. Namun, dia juga tak ingin perubahan itu hanya terjadi di turnamen ini saja, melainkan di turnamen-turnamen selanjutnya.

"Saya hanya bisa kasih masukan, kritik membangun yang menyemangati, bukan maksudnya mengintimidasi. Saya bilang, ayo bangkit, nggak mungkin kita capai prestasi kalau nggak kerja keras, nggak mungkin kalau di zona nyaman terus. Kita harus akui kalau masih kalah dengan negara lain. Kalau kalah otomatis kerjanya harus dobel untuk bisa menang," tutur Susy.

Selanjutnya, tim Indonesia akan menunggu calon lawan yang ditentukan dari undian tadi siang. Babak perempat final beregu putri akan dilangsungkan besok, Jumat 9 Februari. (PBSI)

Hasil lengkap Indonesia vs Tiongkok hari ini:
1. Fitriani vs Chen Yufei 16-21 21-12 21-15
2. Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Du Yue/Li Yinhui 21-18 21-12
3. Gregoria Mariska Tunjung vs He Bingjiao 21-23 10-21
4. Della Destiara/Rizki Amelia vs Cao Tong Wei/Yu Zheng 21-14, 19-21, 23-21
5. Ruselli Hartawan vs Chen Xiaoxin 17-21 17-21

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Sempat Tertahan Bea Cukai, Peralatan Cabor Atletik Akhirnya Didistribusikan



(RIZ)