Piala Sudirman 2017

Gagal di Piala Sudirman, Kemenpora akan Panggil PBSI

Krisna Octavianus    •    30 Mei 2017 17:16 WIB
bulu tangkis
Gagal di Piala Sudirman, Kemenpora akan Panggil PBSI
Marcus-Kevin gagal di Piala Sudirman (Foto: PBSI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto mengaku memanggil pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tidak dalam rangka menyalahkan atas kegagalan di Piala Sudirman lalu. Gatot mengaku hanya butuh klarifikasi soal kekalahan tim Indonesia di Piala Sudirman.

Penampilan tim Indonesia di Piala Sudirman pekan lalu memang mengejutkan banyak pihak. Untuk kali pertama Indonesia tak lolos penyisihan grup. Tim Merah Putih harus rela memberikan tempat kepada Denmark dan India yang lolos ke babak perempat final.

Bahkan, yang membuat kita semua tercengang, Indonesia mengalami kekalahan 1-4 dari India. Meski menang 3-2 atas Denmark, hasil itu gagal meloloskan Indonesia ke perempat final. Pasalnya Denmark di laga sebelumnya sukses mengalahkan India 4-1.

Baca juga: Korea Selatan Angkat Trofi Piala Sudirman 2017

Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia pun berinisiatif memanggil PBSI untuk menceritakan hasil kejuaraan yang digelar di Gold Coast, Australia itu. Gatot menginginkan sinergis antara Kemenpora dan PBSI terjalin baik, agar kejadian di Piala Sudirman tidak terjadi lagi.

"Hubungan kami dengan PBSI sangat baik. Bahkan kemarin di Olimpiade Rio 2016 terbayang seperti apa wajah Kemenpora dan PBSI kalau Indonesia tidak dapat (medali) apa-apa. Dan akhirnya Tontowi/Liliyana dapat medali emas. Tapi kami ingin berbicara langsung dengan pihak terkait, dari pejabat teras PBSI dan memastikan mendengar langsung kejadian kemarin kenapa bisa kalah," ujar Gatot usai pertemuan di Gedung Kemenpora, Selasa 30 Mei 2017.

"Kalau untuk Piala Sudirman kita tahu track record-nya tidak selalu jadi juara. Tapi tidak sampai tersungkur di babak penyisihan, itu tidak ada cerita. Kami secara objektif akan menilai apa yang harus diperbaiki PBSI, karena nanti ke depannya ada SEA Games, Asian Games, dan gongnya Olimpiade Rio 2020 dan kami ingin lebih bersinergis," ungkap Gatot.

Baca juga: Penjelasan Susi Susanti usai Indonesia Gagal di Piala Sudirman

Kemenpora tak mau menyalahkan PBSI sebagai induk organisasi tepok bulu di Indonesia. Hanya, Gatot merasa Kemenpora harus instropeksi soal kegagalan di Piala Sudirman. Selain itu, Gatot tak mau pemanggilan PBSI ini dikaitkan seperti soal perseteruan Kemenpora dengan PSSI beberapa tahun lalu.

"Kami juga ingin ada andil kontribusi mungkin saja Kemenpora membuat prestasi terhambat atau ada sesuatu yang kurang optimal yang perlu dibantu oleh Kemenpora atau pemerintah secara umum. Kami memohon pada PBSI jangan jadikan ini sebagai forum," lanjutnya.

"Apple to apple seperti kejadian dengan PSSI kemarin tidak ada cerita. Ini kami hanya ingin minta klarifikasi dan ingin tahu penyebabnya dan ingin membantu cari cara bagaimana untuk memperbaikinya," pungkasnya.
 


(RIZ)