Jelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017

Misbun Sidek: Lee Chong Wei dalam Performa Terbaik

Krisna Octavianus    •    10 Juli 2017 14:58 WIB
bulu tangkis
Misbun Sidek: Lee Chong Wei dalam Performa Terbaik
Misbun Sidek (kiri) (Foto: RAPHAEL SACHETAT / AFP)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Kembali ke Asosiasi Bulu tangkis Malaysia (BAM) setelah mengundurkan diri enam tahun, Misbun Sidek langsung diserahi tugas untuk melatih Lee Chong Wei. Ia menyebut Chong Wei sedang dalam performa terbaik untuk Kejuaraan Dunia 2017.

Setelah Sidek secara resmi memulai tugas pembinaan kepelatihan di BAM pekan lalu, ia mengakui bahwa Lee Chong Wei bukan lagi pemain muda yang sama seperti saat melaju ke final Olimpiade Beijing 2008. Ia kini fokus pada pengasahan pengembangan kemampuan Chong Wei.

BACA: Pembelaan FIA terkait Start Bottas

"Menurut saya, Chong Wei berada sedang di puncak performa, dan sekarang baginya, yang terpenting adalah tidak cedera," kata Sidek.

"Apapun, saya perlu terus menambahkan elemen baru ke program pelatihannya, mengembangkan lebih banyak senjata rahasia, dan menempatkannya dalam posisi yang kuat untuk mencapai tugas yang tidak mungkin," tambah Sidek.

Misi pertama Misbun setelah mengambil alih tugas pelatih tunggal putra adalah mempersiapkan Lee Chong Wei untuk Kejuaraan Dunia yang akan diadakan di Glasgow, Skotlandia pada 21-27 Agustus.

"Saya tidak berpikir terlalu jauh ke depan, saya meletakkan fondasi yang kuat, tapi itu tidak berarti saya dapat memastikan Chong Wei memenangi Kejuaraan Dunia," lanjutnya.

"Satu-satunya yang bisa saya jamin adalah saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk mempersiapkannya sebaik-baiknya untuk Kejuaraan Dunia ini," sambungnya.

"Semua orang mencoba mengalahkan Chong Wei, ia akan membutuhkan seseorang untuk memberikan bimbingan dan saran agar membawa keahliannya ke tingkat yang lebih tinggi," pungkasnya.


(Misbun Sidek dan Lee Chong Wei ketika berlatih. Foto: bernama)

Lee Chong Wei sebelumnya berhasil melaju ke final Kejuaraan Dunia pada 2011, 2013, dan 2015. Akan tetapi, belum bisa memenangi gelar tersebut. 

BACA: Ali Adriansyah Lebih Optimistis pada Paruh Musim Kedua

Ia menempati posisi karena kalah dari Chen Long pada 2015 dan Lin Dan pada 2011 dan 2013. Ia juga belum pernah merasakan manisnya medali emas Olimpiade setelah kalah dari Chen Long di Rio 2016 dan Lin Dan di Beijing 2008 serta London 2012. (badmintonplanet)

 


(KRS)