Bulu Tangkis

Satu Gelar di New Zealand Open Sesuai dengan Target PBSI

A. Firdaus    •    07 Agustus 2017 18:25 WIB
bulu tangkis
Satu Gelar di New Zealand Open Sesuai dengan Target PBSI
Susy Susanti (Foto: ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Metrotvnews.com, Jakarta: Satu gelar berhasil diboyong Indonesia pada New Zealand Open, Minggu 6 Agustus. Gelar tersebut dipersembahkan pasangan ganda campuran Ronald Alexander/Annisa Saufika.

Turun sebagai satu-satunya wakil Indonesia di final, pasangan baru ini mampu mengalahkan wakil Australia Sawan Serasinghe/Setyana Mapasa. Mereka menang dua game langsung 21-19 dan 21-14.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti mengaku pencapaian ini sudah sesuai target yang dicanangkannya.

Klik di sini: Peraih Mendali Emas Dijanjikan Jadi PNS

“Sesuai target, kami dapat satu gelar, hasil di New Zealand cukup baik di mana kami punya empat semifinalis juga. Tetapi tentunya kami terus mengevaluasi untuk kedepannya bagaimana membenahi diri dengan latihan dan kerja lebih keras lagi untuk bisa meraih gelar juara lebih dari satu, dari sektor yang lain,” jelas Susy.

Indonesia memang mengirimkan empat wakil di semifinal. Dua dari sektor tunggal putri, Fitriani dan Hanna Ramadini. Serta pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriani Rahayu.

Mereka adalah wakil Indonesia di SEA Games 2017 yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia. Sedangkan satu wakil lagi yang juga mencapai semifinal adalah pasangan muda Kenas Adi Haryanto/Moh Reza Pahlevi Isfahani.

Klik di sini: Presiden Jokowi Menanti Lagu Indonesia Raya Berkumandang di SEA Games 2017

Beberapa hal yang dipandang Susy perlu digarisbawahi adalah, persiapan para atlet menuju pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara tersebut. Mereka butuh konsentrasi di lapangan. “Yang penting itu membenahi fokus, konsentrasi, daya tahan dan daya juang saat bertanding di lapagan,” tutur Susy.

Selain SEA Games, PBSI juga membagi kekuatan lantaran pada waktu yang bersamaan juga terjadi Kejuaraan Dunia 2017 yang berlangsung di Glasgow, Skotlandia.

Dalam membagi tugasnya, PBSI memprioritaskan para pemain utama untuk berlaga di Kejuaran Dunia 2017. Sedangkan tim SEA Games 2017 lebih banyak diisi pemain pelapis.

Indonesia Raih Satu Gelar di Selandia Baru Open 2017
 


(FIR)