F1 2017

Brawn: Perubahan Regulasi F1 Takkan Ubah Budaya Dominasi

Ahmad Garuda    •    20 November 2016 12:26 WIB
regulasi f1
Brawn: Perubahan Regulasi F1 Takkan Ubah Budaya Dominasi
Perubahan regulasi takkan ubah dominasi tim dan pembalap. XPB Images

Metrotvnews.com, Inggris: Formula One (F1) 2017 bakal menyajikan regulasi berbeda dari balap F1 yang berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Bagian yang diubah adalah dimensi bodi mobil yang sekarang nantinya lebiih lebar, lebih panjang, namun sayapnya lebih ceper.

Tapi menurut mantan bos tim Mercedes GP, Ross Brawn, perubahan regulasi tersebut takkan mengubah budaya dominasi tim-tim balap. Padahal F1 butuhkan saat ini, bukan lagi soal dominasi, namun pertarungan para pembalap yang lebih ketat. Sebagai contoh, saat regulasi mesin 1.600 cc belum diterapkan, tim Red Bull Racing adalah yang paling dominan. Tapi ketika ada perubahan regulasi, Mercedes GP tampil sangat dominan sepanjang musim balap.

"Memang ada perubahan regulasi yang besar di F1 2017, tapi itu takkan mngubah banyak hal yang menjadi prinsip dasarnya. Tetap saja akan ada tim atau pembalap yang tampil dominan. Padahal semakin lama Anda menjaga regulasi yang sama, maka akan lebih banyak tim-tim yang bisa menggunakan hasil riset mereka dengan baik," ujar Brawn.

Anggapan Brawn ini, ada benarnya juga. Mengingat tim-tim pabrikan yang sudah maksimal melakukan pengembangan dalam regulasi yang berbeda, biasanya akan stagnan. Sementara tim-tim yang sebelumnya tampil biasa-biasa saja, bisa semakin mengejar ketertinggalannya.

Ini ada hubungannya dengan budget pengembangan dan riset mobil serta komponennya. Tim-tim pabrikan yang biasanya punya dana lebih akan melakukan riset dengan cepat. Sementara tim dengan dana terbatas, mereka akan mengejar ketertinggalan dari musim ke musim. Sehingga akan ada pertarunga tiap pembalap yang lebih seri saat balapan


(UDA)