Tes Formula 1

Alonso Protes, Pirelli 'Pilih Kasih' Tes Ban Prototipe 2017

Ahmad Garuda    •    16 Oktober 2016 12:53 WIB
tes formula1
Alonso Protes, Pirelli 'Pilih Kasih' Tes Ban Prototipe 2017
Fenando Alonso protes, semua pembalap harus dapat kesempatan sama. XPB Images

Metrotvnews.com, Spanyol: Pirelli memilih beberapa pembalap untuk melakukan tes privat prototipe ban balap Formula 1 untuk 2017. Namun tak semua pembalap di F1 diajak untuk merasakan ban tersebut. Kondisi ini membuat Fernando Alondo langsung protes, menurutnya ini sangat tak adil karena hanya beberapa pembalap saja yang dapat kesempatan.

Dalam sesi tes yang dijalani oleh Nico Rosberg, Pascal Wehrlein dan para pembalap tim Red Bull Racing di sirkuit yang berbeda, memang menggunakan ban yang tidak dipasangi kelir. Agar mereka tak mengetahui jenis komponnya apa dan spesifikasinya. Dari hasil pengetesan para pembalap terpilih ini bakal dibuka datanya ke pembalap dan tim lain. Tapi tetap saja dinilai tak adil.

"Rasanya tak adil karena hanya beberapa pembalap yang saja yang melakukan pengetesan ban Pirelli prototipe 2017 itu. Sementara jika dibandingkan dengan saat kami beralih dari Bridgestone ke Pirelli di 2010, semua pembalap berada dalam kondisi yang sama. Tidak ada satu pun yang pernah melakukan pengetesan. Atau semua pembalap diberikan kesempatan yang sama untuk melakukan pengetesan," protes Alonso.

Pembalap asal Spanyol itu juga paham bahwa mobil yang digunakan para pembalap terpilih itu memang bukan spek tahun ini. Namun ada faktor feeling yang tak bisa dibahasakan dengan data-data. Sebab pengalaman dalam pengetesan, biasanya itu yang tidak didapatkan pembalap atau tim lain.

"Memang masih terlalu awal untuk mengklaim seperti apa hasilnya nanti. Tapii harusnya setiap tim dan pembalap punya kesempatan untuk mengakses sesi tes ban baru itu."

Satu-satunya hal yang membuat Alonso merasa lebih tenang adalah karena Pirelli diberikan hak untuk melakukan pengetesan dan meminta pembalap utama tiap tim untuk melakukannya. Seperti yang bakal mereka lakukan di Bahrain Februari 2017 nanti.


(UDA)