Red Bull 2018

Red Bull Selalu Punya Pilihan jika Ricciardo Pergi

A. Firdaus    •    26 Desember 2017 16:22 WIB
f1 2017
Red Bull Selalu Punya Pilihan jika Ricciardo Pergi
Pembalap Red Bull Daniel Ricciardo (Foto: AFP)

Milton Keynes: Daniel Ricciardo akan memasuki tahun terakhirnya di Red Bull. Kini dia harus memutuskan apakah bakal memperpanjang kontrak atau justru akan meninggalkan Red Bull.

Pabrikan berbasis di Milton Keynes ini sejatinya punya prioritas untuk memperpanjang kontrak pembalap asal Australia tersebut. Tapi tak menutup kemungkinan, mereka juga telah membuat rencana untuk mencari pengganti Ricciardo.

"Kami baru saja melewati musim yang panjang, jadi hal terakhir yang akan kami lakukan adalah masuk ke dalam diskusi kontrak," ucap bos Red Bull, Christian Horner kepada Sky Sports News, Selasa 26 Desember 2017.

Klik di sini: Asian Para Games 2018 akan Diikuti 3.000 Atlet

"Tapi saya pikir di awal tahun baru, begitu kami melihat bagaimana kinerja mobil, maka ini adalah prioritas kami untuk memastikan bahwa kami harus mempertahankan Daniel dalam tim sampai setidaknya 2020," terangnya.

Red Bull punya Max Verstappen yang merupakan calon juara dunia F1. Dengan usianya yang masih muda, tentunya Red Bull mengikat pembalap asal Belanda itu dengan durasi jangka panjang.

Sementara Ricciardo yang merupakan juara seri lima kali ini, tak memiliki durasi kontrak yang sama. Ini untuk pertama kalinya Ricciardo akan berstatus bebas transfer.

Klik di sini: Kidambi Srikanth Jera dengan Agenda Musim 2017

"Ini skenario yang berbeda untuk Daniel. Ini pertama kalinya dia secara efektif berstatis bebas transfer," akui Horner.

"Ini juga merupakan saat yang kritis dalam kariernya, dia berusia 28 tahun. Langkah selanjutnya akan menjadi penting baginya dan kami hanya ingin memastikan bahwa kami memberinya mobil yang tepat agar dia bisa mengeluakan potensinya," tutur Horner.

Sebagai pembalap yang cepat secara konsisten, Ricciardo tidak akan kekurangan peminat jika dia memilih untuk tidak menandatangani perpanjangan kontrak. Untuk itu Horner, juga yakin Red Bull memiliki alternatif.

"Selalu bagus untuk memiliki pilihan. Kami telah banyak berinvestasi dalam program pembalap muda selama bertahun-tahun dan kami memiliki beberapa talenta berbakat dalam program ini. Kami tentu tidak kekurangan pilihan," tegasnya.

Red Bull memang memiliki komitmen dalam hal pengembangan pembalap muda. Salah satunya Carlos Sainz yang merupakan pinjaman dari Renault, serta beberapa pembalap muda lainnya.

Pembalap F1 Saling Bertukar Hadiah Natal
 


(FIR)