F1 2018

Sulitnya Memanfaatkan Mesin Pembaruan Renault

M. Rizky Adhestian    •    11 Juni 2018 15:30 WIB
F1 2018
Sulitnya Memanfaatkan Mesin Pembaruan Renault
Daniel Ricciardo (Foto: AFP /Charles Coates)

Montreal: Pembalap Red Bull Daniel Ricciardo mengakui dirinya kesulitan dalam memanfaatkan pembaruan mesin Renault seperti yang di lakukan rekan satu timnya, Max Verstappen.

Renault menerapkan pembaruan mesin untuk enam mobil yang diusung kekuatannya di Formula 1 GP Kanada akhir pekan lalu. Enam mesin tersebut adalah untuk tim pabrikan Renault, serta tim satelit Red Bull dan McLaren.

Ricciardo sempat tampil apik dengan mesin barunya tersebut. Pembalap asal Australia itu terus membuntuti Verstappen yang dominan pada sesi latihan bebas dan kualifikasi GP Kanada.

Di sesi balapan, Ricciardo finis di urutan keempat atau persis di belakang Verstappen yang mendapatkan podium ketiga. Hasil positifnya adalah ia mampu mengalahkan Lewis Hamilton yang berada dua posisi di depannya saat start.

Akan tetapi, Ricciardo tidak merasa ada dampak positif dari mesin baru Renault pada mobil RB14 miliknya. Ia malah merasa kehilangan driveability dan kalibrasi mobilnya.

Baca: Fakta Menarik Seusai Perhelatan F1GP Kanada


"Kami mendapat pembaruan (mesin) di akhir pekan ini dan mobil saya malah lebih berkutat dengan driveability, kalibrasinya juga," kata Ricciardo dikutip Motorsport, Senin 11 Juni.

"Harusnya bisa lebih baik, anggap begitu. Saya kesulitan mengendalikan bannya dengan driveability itu. Bisa dibilang itu menjelaskan inkonsistensi, tetapi Max (Verstappen) melaju dengan baik. Jadi, saya tidak ingin beralasan untuknya," sambungnya.

Meski begitu, finis di posisi empat tetap membuat Ricciardo naik ke urutan keempat klasemen sementara dengan 84 poin. Ia masih berada di jalur perebutan gelar juara dunia musim ini. (Motorsport)

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Luzhniki, Stadion Kebanggaan Timnas Rusia


(ASM)