Jelang Balapan F1 dan F2 2017

Fakta Menarik Sirkuit Jalan Raya Baku

Achmad Firdaus    •    19 Juni 2017 17:39 WIB
f1 2017
Fakta Menarik Sirkuit Jalan Raya Baku
Foto: F1Fanatic

Metrotvnews.com, Jakarta: Seri kedelapan Formula 1 2017 akan digelar di Sirkuit Baku, Azerbaijan, Minggu 25 mendatang. Siapa yang akan keluar sebagai juaranya?

Sebelum kita mengulas lebih jauh soal persaingan pembalap di balapan nanti, kali ini Metrotvnews.com, akan mengulas soal fakta-fakta menarik tentang Sirkuit Baku yang tak ubahnya seperti Sirkuit Monaco (Monaco) atau Marina Bay (Singapura) yang mengambil tempat di jalan raya kota.

1. Data Sirkuit
Ini merupakan tahun kedua Sirkuit Baku jadi tuan rumah F1. Sebelumnya, pada tahun perdana (2016), Nico Rosberg dari tim Mercedes tampil sebagai juara. 

Panjang Sirkuit Baku adalah 6,003 km (3,7 mil) dengan total 20 tikungan. Sirkuit ini dikenal sebagai sirkuit jalan raya tercepat dalam kalendar F1, di mana seorang pembalap bisa memacu mobilnya hingga kecepatan 360km/jam di trek lurus yang cukup panjang.
 

Baca: Jika tak Bahagia, Lebih Baik Alonso Mundur dari F1


Di ajang F1, balapan di Sirkuit Baku dijadwalkan berlangsung selama 51 putaran. Itu berarti, jarak tempuh total yang akan dijalani pembalap adalah 306,051 km, atau kurang lebih pulang-pergi Jakarta-Bandung (149 km).

2. Layout Sirkuit Didesain Hermann Tilke
Sama seperti kebanyakan sirkuit balap yang ada di kalendar F1, layout Sirkuit Baku juga tidak lepas dari sentuhan tangan dingin desainer kawakan, Hermann Tilke.

Di tangan Tilke, layout Sirkuit Baku mengalami beberapa perubahan dari karakter normal jalan raya Baku. Pria asal Jerman ini membuat beberapa variasi tikungan, mulai dari yang patah hingga yang mengalir, dengan harapan bisa menyajikan balapan yang menarik. Tak hanya buat pembalap tapi juga para penonton.

Namun, sejauh ini hasil karya Tilke justru banyak menuai kritik dari para ahli atau mantan pembalap F1. Salah satunya dari mantan juara dunia, Sir Jackie Stewart yang melabeli sirkuit Baku kurang menarik dan tidak memberi banyak ruang untuk aksi overtaking.

3. Pemandangan Bangunan Tua Bersejarah
Namanya juga sirkuit jalan raya, sudah pasti pemandangan  yang akan menemani para pembalap sepanjang balapan, bukan pasir lintasan. Tapi, gedung-gedung dan pepohonan. 

Khusus di Baku, para pembalap akan disajikan pemandangan sejumlah bangunan yang ada di pusat kota. Salah satunya adalah, para pembalap akan beradu cepat melewati bangunan Maiden Tower yang termasuk dalam situs warisan dunia UNESCO.
 

Baca juga: Nico Rosberg Tegaskan Menolak Comeback ke F1


4. 6 Tikungan dengan Sudut 90 Derajat
Seperti yang telah dilontarkan banyak kritikus bahwa kebanyakan sirkuit yang didesain Tilke bersifat sudut. Dan hal itu terbukti dengan kehadiran enam tikungan dengan sudut 90 derajat di Sirkuit Baku.

Serangkaian tikungan kiri buatan Tilke yang berturut-turut mulai dari tikungan 12 hingga 16 di Baku juga dinilai banyak kritikus merupakan duplikasi dari tikungan 8 di Sirkuit Istanbul, Turki yang dikenal sebagai salah satu tikungan paling ikonik di ajang F1.

5. Trek Lurus yang Sangat Panjang
Trek lurus yang cukup panjang menjadi salah satu titik yang bisa digunakan pembalap untuk melakukan overtaking. Para pembalap dipastikan berada dalam kecepatan tinggi saat memasuki trek lurus, mengingat tikungan 19 dan 20 tidak akan terlalu banyak menuntut pengereman.

Dengan panjang mencapai 2,2 km, para pembalap bisa menggeber mobilnya hingga kecepatan 360 km/jam saat melahap trek lurus ini, sebelum melakukan pengereman keras untuk masuk ke tikungan pertama dengan sudut 90 derajat.

Video: ?Juarai Indonesia Open, Tontowi/Liliyana Bidik Emas Asian Games



(ACF)