Jelang F1 GP Rusia

Kimi Raikkonen Tidak Marah Disindir Presiden Ferrari

Kautsar Halim    •    28 April 2017 06:15 WIB
f1 2017
Kimi Raikkonen Tidak Marah Disindir Presiden Ferrari
Kimi Raikkonen. (Foto: google image)

Metrotvnews.com, Sochi: Kimi Raikkonen tidak setuju disebut punya hubungan yang kurang harmonis dengan presiden Ferrari, Sergio Marchionne. Menurutnya, hubungan antara pembalap dengan bosnya masih berjalan dengna baik.

Rumor miring itu muncul setelah Raikkonen tampil kurang baik di GP Tiongkok beberapa pekan lalu. Saat itu, Marchionne mengklaim Raikkonen tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan driver Ferrari lainnya, Sebastian Vettel.


Klik: Pelita Jaya Tumbangkan Aspac di Game Pertama Semifinal IBL 2017


Vettel memang unggul dari Raikkonen karena mampu merebut podium utama dua kali (GP Australia dan GP Bahrain). Selain itu, ia juga finis di urutan dua saat GP Tiongkok. Tren positif itu membuat Vettel mengoleksi 68 poin.

Berbeda dengan rekan setimnya, Raikkonen malah finis di urutan lima ketika melakoni GP Tiongkok. Torehan itu tergolong buruk karena Raikkonen mampu finis di urutan empat pada dua seri sebelumnya.

"Saya sudah berbicara dengan presiden kami dan dia mengaku selalu bahagia ketika bersama saya. Saya tahu ada hal penting yang menjadi catatan. Namun, saya akan menganggap itu omong kosong jika dikatakan merusak hubungan kami dan juga tim," kata Raikkonen menanggapi rumor keretakan hubungannya dengan Marchionne.


Klik: 5 Hal yang Patut Diketahui Jelang F1 GP Rusia


Kontrak Raikkonen dengan Ferrari akan berakhir pada akhir tahun ini. Menanggapi itu, Raikkonen tidak ingin ambil pusing dan lebih memilih untuk fokus mempersembahkan yang terbaik untuk Ferrari.

"Saya belum tahu masa depan nanti seperti apa. Tapi banyak yang mengatakan saya tidak bisa melanjutkan balapan. Oleh karena itu saya ingin tampil dengan baik di sisa musim ini dan lihat saja apa yang terjadi musim depan," tandas pembalap asal Finlandia tersebut. (crash)

 


(KAU)