Feature F1

Brawn Siap Kerja Sama dengan Ecclestone

Ahmad Garuda    •    06 November 2016 12:34 WIB
feature f1
Brawn Siap Kerja Sama dengan Ecclestone
Ross Brawn siap jadi pengganti Bernie Ecclestone atau pun bekerja sama dengannya. Crash-Media

Metrotvnews.com, Inggris: Bernie Ecclestone dikenal dengan ide-idenya yang cukup gila untuk melakukan ubahan di ajang balap Formula One (F1). Setelah adanya pernyataan sikap mantan bos tim Mercedes GP yaitu Ross Brawn untuk kembali ke F1, adalah pertanyaan besar yang mencuat. Yaitu siapkan Ia jadi pengganti atau malah bekerja sama dengan Ecclestone?

Sebagai orang nomor satu jika berbicara tentang pelaksanaan balap F1 secara menyeluruh, ucapan Ecclestone sudah seperti sabda dan harus dicarikan jalannya. Menurut Brawn selama itu adalah hal positif dan membuat kemajuan di balap F1, Ia yakin bahwa bersama-sama, Ia siap untuk jadi partner Ecclestone bahkan menggantikannya.

"Ini bakal jadi kombinasi yang menarik dan tak bakal jadi masalah bagiku. Sekarang struktur penyelenggaraan balap F1 setelah diambil alih oleh Liberty Media, sangat lain. Banyak spekulasi yang mengalir tentang bagaimana balap F1 bakal digelar untuk kedepannya. Tapi bagiku, akan lebih menarik lagi jika kita bisa berkolaborasi memberikan saran atau pendapat untuk pengembangan balap F1 untuk masa depan," jelas Brawn.

Pria asal Inggris ini juga menegaskan bahwa kolaborasi dalam hal menelurkan ide-ide terbaik, itu bakal lebih baik ketimbang hanya mengeluarkan ide dari satu kepala saja. Apalagi sudah membicarakan tentang teknologi yang bakal mereka godok untuk masa depan. Lantaran jika arahnya balap ramah lingkungan, bakal bersenggolan langsung dengan Formula E.

Tak heran jika Brawn sangat berharap, bahwa jika Ia memang jadi kembali ke F1 dan diterima baik di manajemen penyelenggara balap F1, maka kolaborasi ide itu wajib dilakukan. Seperti yang sudah Ia rumuskan beberapa hari lalu, tentang langkah-langkah vital yang harus segera mereka lakukan.

Menurutnya tim perumus inilah yang harus dibentuk terlebih dahulu. Masa kerjanya pun dibagi dalam 2 periode, yaitu periode pendek dan jangka panjang. Sehingga arahnya bukan keputusan yang sia-sia.
(UDA)