Wacana Spion pada Halo Sulit Direalisasikan

Gregah Nurikhsani Estuning    •    03 Mei 2018 19:27 WIB
formula 1F1 2018
Wacana Spion pada Halo Sulit Direalisasikan
Halo. (Foto: AFP PHOTO / Miguel SCHINCARIOL)

Barcelona: Kepala teknik dua tim Formula 1 menyebut penambahan spion pada Halo sulit diterapkan. Meski FIA mempersilakan, kendala teknis sudah menanti.

Kepala teknisi diterjunkan langsung oleh FIA ke tiap-tiap tim peserta F1 pada Grand Prix Azerbaijan pekan lalu. Tujuannya adalah mengklarifikasi bahwa spion depan boleh dipasang pada Halo di mobil pembalap.

FIA menjelaskan, selama pemasangan spion tidak menyalahi aturan dan membahayakan si pembalap itu sendiri, maka tiap tim dipersilakan untuk mengembangkannya. Hal itu tampaknya sulit dilakukan.

Klik: Johann Zarco Resmi Bergabung dengan KTM

"Sudah diklarifikasi, kami boleh memasang spion pada Halo. Jika seseorang ingin mencoba mengembangkannya tanpa menyalahi aturan teknis, maka Anda bisa melihatnya dalam beberapa balapan ke depan," ujar kepala permesinan Red Bull, Paul Monaghan.

"Bisa atau tidaknya, dari segi teknis sebenarnya sangat rumit," sambungnya.

Direktur Teknik Mercedes James Allison lebih jauh mengemukakan kesulitan penggunaan spion pada Halo. Ia mengklaim FIA tak akan serta merta mengubah peraturan atau kriteria hanya demi spion.

Allison menjelaskan, klarifikasi yang dimaksud FIA adalah dibolehkannya penggunaan spion pada Halo, namun apabila melawan peraturan teknis yang berlaku, kemungkinan besar tidak diloloskan.

"Memasang spion tanpa memodifikasi bagian lain pada mobil sangatlah sulit. FIA tidak akan puas kalau ada perubahan yang mempengaruhi teknis," tambah Allison.

Video: Hamilton Raih Kemenangan Perdana Musim 2018
 


(RIZ)