Pada Hari Ini

2008: Euforia Hamilton, Duka Felipe Massa

Achmad Firdaus    •    02 November 2017 19:07 WIB
f1 2017
2008: Euforia Hamilton, Duka Felipe Massa
Selebrasi Lewis Hamilton saat merebut gelar juara dunia F1 pertamanya di 2008 (Foto: www.formula1.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Persaingan balap Formula 1 2008 menjadi salah satu musim yang paling dramatis dalam sejarah ajang adu cepat jet darat. Betapa tidak, saat itu siapa yang jadi juara dunia baru dipastikan pada lap terakhir di balapan pamungkas.

Lewis Hamilton dari kubu McLaren-Mercedes dan Felipe Massa di bawah bendera Ferrari menjadi aktor utamanya. Menatap seri pamungkas di GP Brasil, 2 November 2008 atau tepat hari ini, sembilan tahun silam, keduanya masih bersaing ketat untuk merebut gelar juara dunia.

Hamilton saat itu tengah memimpin klasemen dengan raihan 88 poin. Sedangkan Massa menempel di posisi kedua dengan koleksi 72 poin. Meski tertinggal 16 poin, Massa masih berpeluang jadi juara dunia. Syaratnya, ia menang di Brasil dan berharap Hamilton gagal finis di posisi lima besar.
 

Baca: Faktor Ini yang Membuat Hamilton Jadi Juara Dunia F1 2017


Tampil di hadapan publik sendiri, Massa mampu menunjukkan performa impresif. Pada babak kualifikasi, Massa berhasil mengamankan pole position dan terus berada di posisi terdepan saat balapan berlangsung.

Target untuk memenangkan balapan pun berhasil diselesaikan dengan baik oleh Massa. Di tengah kondisi cuaca yang tidak ideal (basah-kering-basah), dia berhasil menaklukkan Fernando Alonso (Renault) dan rekan setimnya, Kimi Raikkonen untuk kemudian memenangi GP Brasil.

Sementara itu, di tengah lintasan Hamilton masih berjuang mencapai target finis di posisi lima besar. Saat itu, Hamilton masih tercecer di urutan enam, di belakang Timo Glock dari tim Toyota.

Namun, di sinilah momen dramatis itu tersaji. Di tengah sorak-sorai keluarga Massa dan kru tim Ferrari di paddock, Hamilton berhasil menyalip Glock di tikungan terakhir dan kemudian finis di posisi lima.

Seketika itu juga, kegembiraan di paddock Ferrari senyap. Euforia berganti ke paddock McLaren di mana kru tim Hamilton beserta keluarga dan kekasihnya kala itu, Nicole Scherzinger, melompat kegirangan menyambut kesuksesan sang pujaan hati.
 

Baca juga: Juara Dunia F1 2017, Lewis Hamilton Berpeluang Dapat Gelar "Sir"


Hamilton dan Massa tidak bisa menyembunyikan emosinya usai balapan tersebut. Keduanya terlihat sama-sama menangis. Yang membedakan, Hamilton menangis bahagia usai meraih gelar juara dunia pertamanya. Sementara Massa harus menerima pil pahit, gelar juara dunia yang sempat berada dalam angan-angannya harus sirna dalam hitungan detik. Hamilton keluar sebagai juara dunia dengan koleksi 98 poin, atau hanya unggul satu poin dari Massa.

Setelah musim 2008, Hamilton terus menunjukkan kapasitasnya sebagai pembalap jempolan dengan menambah tiga gelar juara dunia; yakni pada tahun 2014, 2015 dan terkini 2017 bersama tim Mercedes.

Bagaimana dengan Massa? Pembalap kawakan asal Brasil pantas menyesali kegagalan pada musim 2008. Sebab, ia tidak pernah lagi mampu bersaing memperebutkan gelar juara meski sudah membela dua tim berbeda, Ferrari dan Williams.

Video: Momen dramatis Hamilton vs Massa di GP Brasil 2008
 


(ACF)