F1GP Austria 2017

Pembelaan FIA terkait Start Bottas

A. Firdaus    •    10 Juli 2017 07:21 WIB
f1 2017
Pembelaan FIA terkait Start Bottas
Balapan F1 GP Austria (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Spielberg: FIA akhirnya memberikan sikap terkait tudingan pembalap Ferrari Sebastian Vettel terhadap rivalnya Valtteri Bottas. Pembalap Mercedes itu diduga telah melakukan jump start atau mencuri start.

Kontroversi terjadi di arena balap Formula 1 yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, GP Austria malam tadi. Kali ini melibatkan Vettel dengan Bottas.

Vettel menganggap kalau pembalap asal Finlandia itu coba mencuri start. Bahkan dari sudut pandangnya begitu jelas kalau Bottas telah melakukan kecurangan di awal lomba.

Klik di sini: Nato Sumbang Dua Poin, Sean Kurang Beruntung

Tapi tudingan itu coba dibantah oleh FIA, yang juga telah melakukan investigasi dengan melihat rekaman ulang. Menurut pernyataan yang dikeluarkan FIA di situs resmi Formula 1, apa yang dilakukan Bottas adalah legal.

"Sistem jump start menilai apakah sebuah mobil telah bergerak dari jarak yang telah ditentukan sebelumnya (sangat sedikit) antara titik lampu merah terakhir menyala dan titik saat lampu padam," demikian pernyataan resmi FIA.

"Kami mengetahui bahwa perlu beberapa gerakan yang sangat kecil, karena pembalap terkadang perlu penyesuaian kopling dalam persiapan start. Sistem ini, yang bergantung dengan waktu resmi Formula 1, sudah digunakan selama 20 tahun dan terbukti bisa diandalkan," jelas pernyataan tersebut.

Klik di sini: Tim Bulu Tangkis Uji Kemampuan

FIA juga menilai kalau yang dilakukan Bottas sudah benar, meski ada sedikit pergerakan saat lampu merah masih menyala. Tapi aksi itu dapat dimaklumi karena sudah sesuai dengan regulasi FIA.

"Hari ini, Valtteri Bottas tidak melebihi (sangat sedikit) batas ini sebelum start. Sederhananya, dia membuat keputusan yang sangat akurat dan kebetulan, mengantisipasi saat lampu padam dengan penuh perhitungan. Setiap gerakan sebelum lampu padam dalam toleransi yang diizinkan," lanjut pernyataan tersebut.

"Sebagaimana dalam pasal 36.13 regulasi, salah satu hukuman di bawah pasal 38.3c atau d akan dikenakan hukuman atas kesalahan start dengan menggunakan transponder FIA yang harus terpasang di mobil sesuai spesifikasi," tutup pernyataan FIA.

Dengan kemenangan ini, maka Bottas yang berada di posisi ketiga memangkas jarak dengan rekan setimnya, Lewis Hamilton menjadi 15 angka. Sementara Vettel masih bertengger di puncak klasemen dengan 171 poin.

Melihat Teknologi Baru di Ajang Tenis Wimbledon
 


(FIR)