F1 2017

Lima Hal Menarik di Balik GP Bahrain

Rendy Renuki H    •    17 April 2017 12:52 WIB
f1 2017
Lima Hal Menarik di Balik GP Bahrain
Suasana balapan Formula 1 di GP Bahrain (AFP PHOTO / KARIM SAHIB)

Metrotvnews.com, Sakhir: Ajang balap Formula 1 (F1) GP Bahrain telah berakhir, Minggu 16 April kemarin. Sebastian Vettel dari tim Ferrari keluar sebagai juara pada balapan di Sirkuit Sakhir tersebut.

Vettel sukses mengungguli dua rival terberatnya dari tim Mercedes, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas. Keduanya hanya finis di posisi dua dan tiga dengan selisih waktu 6.660 detik dan 20.397 detik.

Sejumlah hal menarik di balik GP Bahrain pun tersaji pada balapan yang digelar malam hari tersebut. Salah satunya kemenangan kedua pembalap Ferrari Sebastian Vettel musim ini yang kembali mengangkat pamor tim Kuda Jingkrak di ajang F1.

Berikut lima hal menari yang telah dirangkung Metrotvnews.com dari GP Bahrain: 

1. Comeback Vettel dan Ferrari

Sebastian Vettel berhasil mengulang kemenangan seri perdana di GP Australia dengan merebut podium pertama di GP Bahrain. Kemenangan itu pun menandai awal kebangkitan Ferrari musim ini setelah terakhir menjadi juara dunia 2007 lalu.

Dominasi Vettel pada tiga seri awal F1 musim ini membuat banyak pihak terkesan. Bos tim Ferrari, Maurizio Arrivabene pun mengatakan kepada Vettel, "Anda telah membuat F1 kembali semarak saat ini."

Rupanya, strategi pitstop di awal balapan seperti yang diterapkan di GP Tiongkok menjadi kunci kemenangan Ferrari di Bahrain. Saat ini, Ferrari sementara unggul dengan skor 2-1 atas Mercedes, setelah Lewis Hamilton mencuri kemenangan di Tiongkok dari Vettel yang finis kedua.


2. Mercedes Menunjukkan Tanda-tanda Kekhawatiran

Tim asal Jerman yang biasanya mengisi posisi satu dan dua di baris depan, kini hanya mengisi posisi kedua dan ketiga di Bahrain. Mercedes pun tampak mulai menunjukkan tanda-tanda kekhawatiran setelah Ferrari kembali mendominasi di Bahrain.

Kekhawatiran pertama diperlihatkan dengan insiden patahnya tiang penyangga generator di bawah kemudi Valtteri Bottas. Menurut Charles Bradley, Editor In Cief Motorsport, hal itu menunjukkan pemilihat set ban yang kurang tepat dan tim tak segera merespons kerusakan tersebut.

(Baca: Data & Fakta Kemenangan Vettel di GP Bahrain)


Hal kedua adalah, insiden Lewis Hamilton yang secara sengaja menghalangi pembalap Red Bull Daniel Ricciardo memasuki pitlane. Kejadian itu membuat Hamilton mendapat penalti lima detik dan membuat Sebastian Vettel memimpin.


3. Fernando Alonso Marah di Transmisi Radio Tim McLaren-Honda

Kesabaran Fernando Alonso terusik setelah mobil McLaren-Honda yang dikemudikannya kembali mengalami masalah. Bahkan, Alonso gagal finis setelah mesin mobil MCL32 yang dipakainya mengalami gangguan yang belum diketahui penyebabnya.

Hal itu membuat Alonso frustrasi dan melampiaskan kemarahannya di transmisi radio timnya. "Saya tak pernah membalap dengan kekuatan mesin yang minim selama hidup saya," teriak Alonso.

Alonso bahkan menilai jika McLaren-Honda memiliki masalah serius saat mengejar kecepatan. "Kadang saya melihat ke spion, mobil lain berada 300 hingga 400 meter di belakang, tapi sesaat kemudian mobil tersebut sudah berada disebelah saya," tuturnya.


4. Pelajaran Berharga bagi Seorang Pemula

Pembalap rookie tim Williams Lance Stroll harus menyudahi balapan GP Bahrain lebih awal. Hal itu terjadi setelah mobilnya ditabrak pembalap Toro Rosso, Carlos Sainz Jr pada balapan yang masih menyisakan 45 lap lagi.

Meksi tabrakan itu bukan merupakan kesalahan Stroll, namun pembalap pemula merasa dirugikan karena Sainz justu balik menuduhnya. Mobil yang dikemudikan Stroll ditabrak di tikungan pertama lap ke-12 yang membuat mobil keduanya mengalami kerusakan mesin.

"Ini sangat konyol. Dia berada beberapa mil dibelakang saya, tapi ia langsung menyodok ke dalam saat saya berada ditengah sudut tikungan dan menabrak saya," ujar Stroll. Kejadian itu membuat Sainz menerima kartu merah dari stewards, yang membuatnya berpeluang mendapat penalti pada GP Russia.


5. Mantan Rekan Rio Hariyanto kembali Beraksi

Mantan rekan setim Rio Haryanto di Manor, Pascal Wherlein kemblai beraksi di balik kemudi balapnya. Wherlein yang kini memperkuat tim Sauber turun di Gp Bahrain setelah absen pada dua seri awal karena cedera.

Pembalap asal Jerman itu pun mampu menyelesaikan balapan dan finis di posisi ke-11. Posisi tersebut pun menjadi peringkat terbainya sejauh ini, terutama di musim 2017.

"Saya sangat senang bisa kembali, seperti saya tak pernah merasakan absen sebelumnya. Saya pikir ini adalah momen yang saya butuhkan usai cedera, dan sekarang saya telah kembali," ujarnya.

Video: Cavs Menang 109-108 Atas Pacers
 


(REN)