Gagal Finis di Hungaria, Verstappen Salahkan Mesin Renault

M. Rizky Adhestian    •    30 Juli 2018 14:45 WIB
F1 2018
Gagal Finis di Hungaria, Verstappen Salahkan Mesin Renault
Max Verstappen (kiri) keluar dari balapan akibat mobilnya mengalami malfungsi (Foto: AFP PHOTO / FERENC ISZA)

Budapest: Pembalap Red Bull, Max Verstappen, masih sulit menerima kenyataan bahwa dirinya gagal finis di ajang F1GP Hungaria. Menurutnya, itu tak harus terjadi jika kualitas mesin mobilnya bisa bersaing.

Verstappen sebetulnya telah berhasil melewati dua mobil pada awal balapan untuk merebut posisi kelima. Driver berusia 20 tahun itu bahkan bisa memberi ancaman pada duo Ferrari dan Mercedes yang berada di depannya.

Namun sayangnya, masalah reliabilitas mesin membuatnya harus keluar balapan saat baru melewati lima lap. Pada radio tim, mobilnya disebutkan Verstapen kehilangan tenaga atau diduga mengalami kegagalan komponen MGU-K.

Baca: Sebastian Vettel tidak Marah Disenggol Bottas

Masalah ini diduga serupa seperti yang di alami rekan satu timnya, Daniel Ricciardo pada seri sebelumnya yang berlangsung di Jerman. Verstappen merasa timnya telah dirugikan oleh pihak Renault sebagai penyokong mesin.

"Sejujurnya, ini semua tidak seperti yang seharusnya. Anda membayar jutaan (dolar) sebagai tim, dengan harapan, mendapat sebuah mesin yang layak," kata Verstappen.

Tapi, kualitas mesin ini terus menurun. Kami juga yang paling lambat pada balapan. Sejujurnya, sulit untuk menerimanya," lanjut dia.

Ini merupakan ketiga kalinya Verstappen harus keluar dari balapan di sepanjang musim 2018. Saat ini, ia bertengger di urutan keenam klasemen sementara dengan selisih 108 poin dari Lewis Hamilton yang makin nyaman di puncak.




(KAU)