F1 2016

Rio Haryanto Bisa Membalap Lagi di F1 pada 2017

Krisna Octavianus    •    12 September 2016 19:36 WIB
f1 2016
Rio Haryanto Bisa Membalap Lagi di F1 pada 2017
Rio Haryanto (Foto: MEDIA INDONESIA/RAMDANI)

Metrotvnews.com, Monza: Kabar baik untuk Rio Haryanto. Setelah kehilangan kursi sebagai pembalap utama Manor Racing setengah musim ini, ia bisa kembali membalap di Formula 1 pada musim 2017.

Rio gagal melanjutkan kiprah di F1 musim ini setelah gagal melunasi uang kontrak yang disepakati dengan Manor. Alhasil, ia kini menjadi pembalap cadangan di Manor digantina oleh Esteben Ocon.

Manajer Rio, Piers Hunnisett mengatakan akan ada kejutan untuk Rio pada musim 2017. Ia mengaku, saat tahu pembalap asal Solo itu tak lagi membalap di F1, banyak sponsor di Indonesia siap mendanainya untuk musim balap 2017.

"Ada kejutan di Indonesia. Mereka bertanya 'mengapa anak kami tidak ikut membalap?'" ujar Hunnisett seperti dilansir Autosport.

"Beberapa orang datang untuk bertanya bagaimana mereka bisa membantu. Kejadian ini membangunkan mereka. Uang itu ada, tapi Ocon telah melakukan kesepakatan. Kami kesepakatan," lanjutnya.

"Kami dijanjikan dana oleh pemerintah dan kami memiliki beberapa masalah di sana," katanya.

"Namun, ada beberapa sponsor komersial yang datang, tidak hanya dari Indonesia, tapi dari seluruh Asia, salah satunya dari Jepang dan satu lagi dari Thailand. Sehingga semuanya datang bersama-sama. Tapi sedikit terlambat," ungkap Hunnisett.

Hunnisett mengatakan banyak yang tertarik untuk membantu mendapatkan Rio kembali di grid tahun depan dengan pembicaraan akan dimulai saat GP Singapura akhir pekan ini. Rencananya adalah untuk mengumpulkan paket yang tidak akan memerlukan dukungan pemerintah.

"Kami bekerja untuk tahun depan dan kami cukup optimistis bahwa apa yang telah terjadi telah terbangun semuanya. Ini realistis sekarang. Kami selalu tahu itu akan memakan waktu, Anda harus mendidik pasar Asia tentang F1, dan kami hanya perlu sedikit lebih lama," papar Hunnisett.

"Ada percakapan terjadi di sekitar tahun depan, tapi tidak ada yang serius. Di Singapura, saya akan kembali ke Asia dan berbicara kepada sponsor dan beberapa investor potensial, jadi mari kita lihat bagaimana kelanjutannya dari sana," pungkas Hunnisett.


(KRS)