F1 Singapura

Ecclestone: Singapura Tak Mau Gelar F1 Lagi

Ahmad Garuda    •    21 November 2016 10:50 WIB
f1 singapura
Ecclestone: Singapura Tak Mau Gelar F1 Lagi
Singapura takkan memperpanjang kontrak penyelenggaraan Formula 1. Singapore GP

Metrotvnews.com, London: Kabar mengejutkan kembali datang dari penyelenggara balap Formula One (F1) yaitu Formula One Managemen (FOM) dalam hal ini Bernie Ecclestone. Pria berusia lebih dari 80 tahun itu menegaskan bahwa Singapura sepertinya takkan memperpanjang penyelenggaraan balap F1 di sana.

Ini cukup mengagetkan lantaran pamor balap malam di F1 Singapura adalah salah satu magnet terbesar dunia balap F1 di Asia hingga Oceania. Apalagi saat pelaksanaan F1 di sana, selalu ada item hiburan selain dunia balap. Misalnya seperti konser artis-artis dunia yang sedang naik daun.

"Singapura bukan hanya harga mati bagi para pendatang yang ingin bepergian. Namun Singapura sepertinya sudah mampu mencapai target mereka, sehingga tak lagi membutuhkan penyelenggaraan balap F1 di sana," ungkap Ecclestone.

Bisa dibilang F1 di negara kecil itu, adalah salah satu seri yang cukup dibanggakan oleh Ecclestone. Jumlah penonton yang selalu melebihi target setiap tahunnya, selain bisa mendatangkan pundi-pundi keuangan bagi keduanya, juga memberikan keuntungan lain seperti branding image negara tersebut.

"Rasanya kami sudah maksimal memberikan dukungan kepada Singapura untuk bisa menjadi penyelenggara F1 dengan magnet tinggi. Memang mereka mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk menyelenggarakan ini, tapi mereka juga dapat duit yang banyak dari sana. Makanya kami mengatakan bahwa memang mereka sudah tak butuh F1 lagi."

Sejatinya, balap F1 di Singapura kontraknya berlangsung hingga 2017. Harusnya penandatanganan kontrak biasanya dilakukan di awal tahun. Tapi jika sudah ada kesepakatan takkan lagi menggelar F1, maka tahun depan akan jadi tahun terakhir F1 di negara tersebut.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Singapura tentang bakal tak diperpanjangnya kontrak tersebut, Tapi untuk berjaga-jaga saja, patut dilakukan.
(UDA)