F1 2017

FIA Ingin Produsen Mesin F1 Gunakan Power Unit yang Lebih Terjangkau

Rendy Renuki H    •    02 April 2017 12:44 WIB
f1 2017
FIA Ingin Produsen Mesin F1 Gunakan <i>Power Unit</i> yang Lebih Terjangkau
Presiden FIA, Jean Todt (Mark Thompson / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)

Metrotvnews.com, Paris: Presiden Federasi Balap Mobil Dunia (FIA) Jean Todt telah mengadakan pertemuan dengan para produsen mesin Formula 1 untuk mendiskusikan pemakainan power unit yang lebih terjangkau, di Paris, Jumat 31 Maret lalu waktu setempat.

Hal itu dilakukan agar penggunaan power unit di mesin F1 dapat lebih merata di setiap tim. Membuat persaingan balapan jet darat paling beken di dunia ini diharapkan bisa lebih kompetitif, terutama setelah rencananya diterapkan pada 2021 mendatang.

Power unit yang saat ini umum dipakai berjenis turbo hybrid. Namun, komponen tersebut memang sangat mahal dan tak semua tim bisa mendapatkannya.

(Baca: Johanna Konta Sabet Gelar Juara Tunggal Putri)
   
Selain itu, turbo hybrid yang kini dipakai di balapan F1 dinilai sangat menguras bahan bakar. Pada seri perdana di Albert Park, Australia lalu, Motorsport melansir jika tiap tim setidaknya menggunakan 105 liter bahan bakar.

"Saya sangat senang dengan proses pertemuan ini. Faktanya, banyak pemangku kepentingan yang berbeda mampu menyepakati arah pertemuan ini untuk kemajuan kejuaraan F1," ungkap Todt.

"Tentu saja, sekarang kami harus duduk bersama dan bekerja melalui rincian unit daya yang akan digunakan pada 2021. Saya optimis menatap ke depan untuk proses keputusan yang lebih baik lagi bagi ajang F1," tutup Todt.

Seri kedua F1 musim ini sendiri bari akan dimulai pada 7-9 April nanti. Seri kedua F1 akan digelar di Shanghai, Tiongkok. (Motorsport)

Video: Duel Sesama Indonesia Tercipta di Final India Terbuka
 


(REN)