Jelang F1GP Australia

Daniel Ricciardo Kesal dengan Keputusan Penalti pada FP2

Kautsar Halim    •    24 Maret 2018 11:17 WIB
F1 2018
Daniel Ricciardo Kesal dengan Keputusan Penalti pada FP2
Daniel Ricciardo. (AFP PHOTO / PAUL CROCK)

Melbourne: Pembalap Red Bull Racing (RBR), Daniel Ricciardo, tidak senang dengan penalti yang diberikan steward GP Australia. Menurutnya, penalti itu tidak seharusnya diberikan.

Penalti tersebut diberikan kepada Ricciardo ketika melakoni sesi latihan bebas kedua FP2, Jumat 23 Maret. Saat itu, steward  menganggapnya tidak memperlambat laju mobil saat bendera merah berkibar.

Bendera merah dikibarkan karena ada sedikit masalah di pit utama. Kabar itu muncul ketika Ricciardo sedang melesat cepat dan hanya beberapa saat lagi mencapai pit.


Klik: Lagi, Hamilton Pimpin Latihan Bebas Kedua GP Australia


Berbicara dengan nada kesal seusai FP2, Ricciardo mengaku mendengar pengumuman bendera merah tersebut. Tapi, dia menegaskan sudah mengurangi kecepatannya hingga 175 km/jam. Saking kecewanya, Ricciardo bahkan sempat berkata kasar.

"Apakah penalti itu pantas diberikan? Saya pikir, harusnya keputusan itu diambil dengan akal sehat. Tadi itu ada kabel di lintasan. Tapi saya tetap tidak bisa menghindari insiden tersebut," kata Ricciardo.


Klik: Pedrosa Gagal Lebih Baik karena Kondisi Ban


Dengan adanya penalti turun tiga peringkat ini, artinya Ricciardo  bakal kehilangan dua poin penaltinya dari FIA Super License. Kendati demikian, Ricciardo tetap diperbolehkan melakoni balapan F1GP Australia serta berbagai rangkaian eventnya.

Ricciardo menyelesaikan FP2 dengan melahap 28 putaran Sirkuit Melbourne Grand Prix dengan catatan waktu terbaik 1 menit 24.648 detik. Torehan itu membuat Ricciardo bertengger di urutan tujuh dari 19 pembalap yang ikut berlatih. (crash)

 


(KAU)