Pro Kontra Penghapusan Gadis Seksi di F1

Imbas Keputusan Liberty Media, Gadis Seksi di Grid F1 Luapkan Kecewa

A. Firdaus    •    01 Februari 2018 20:26 WIB
f1
Imbas Keputusan Liberty Media, Gadis Seksi di Grid F1 Luapkan Kecewa
Ilustrasi (Foto: AFP)

London: Keputusan Liberty Media menghapus penggunaan grid girls atau lazimnya dikenal umbrella girl di ajang MotoGP, bukan hanya dikritisi oleh mantan supremo F1, Bernie Ecclestone. Kritikan juga datang dari para pemanis F1 tersebut.

Beberapa orang telah menyuarakan ketidakbahagiaan mereka atas apa yang telah terjadi saat ini. Seperti Rebecca Cooper yang menyayangkan keputusan kontroversial Libert Media.

"Jadi bagian tak terelakkan telah terjadi, gadis-gadis grid di F1 telah dilarang. Sesuatu yang konyol. Para gadis sedang memperjuangkan hak mereka. Mereka menghentikan kami dari pekerjaan yang kami cintai dan banggakan," ujar Rebecca di akun twitternya.

Klik di sini: Marcus/Kevin Akui Kerepotan Hadapi Permainan Cepat Ganda Putra Thailand

Lucy Stokes, salah satu perempuan yang pernah aktif menjadi umbrella girl di F1 dan MotoGP mengatakan bangga dengan pekerjaannya. Kini ia merasa sangat kehilangan momen itu seiring keputusan yang dikeluarkan Liberty Media.

"Saya mencintai pekerjaan saya. Saya dihormati, dibayar dengan baik dan bangga mewakili tim tempat saya bekerja. Keputusan ini tidak tepat untuk siapa pun, apalagi untuk menilai pekerjaan kami ketika mereka membuat begitu banyak perempuan menganggur. Di mana persamaan derajat dan pemberdayaan di sini?," kicaunya.

Seperti diketahui, keputusan Liberty Media terus menuai pro dan kontra. Mereka beralasan kehadiran grid girls tersebut tak relevan lagi dengan norma-norma masyarakat modern belakangan ini.

Atlet Panahan Puas dengan Lapangan Baru GBK



(ACF)