Jelang F1 2018

Direktur Williams Khawatir F1 jadi Berbeda Makna

M. Rizky Adhestian    •    05 Maret 2018 18:39 WIB
F1 2018
Direktur Williams Khawatir F1 jadi Berbeda Makna
Paddy Lowe. (Foto: AFP/Justin Tallis)

Grove: Penambahan alat kemanan kokpit 'Halo' pada mobil Formula 1 membuat bobot mobil menjadi bertambah. Hal tersebut membuat Direktur Teknis Williams Martini, Paddy Lowe khawatir F1 menjadi perlombaan ketahanan mobil ketimbang kecepatan.

Federasi Automobil Internasional (FIA) resmi mewajibkan penggunaan alat kemanan kokpit 'Halo' untuk musim 2018. Alat tersebut diharapkan berfungsi untuk menjaga pengemudi dari benturan atau benda-benda asing yang mengarah ke kokpit selama balapan.

Akan tetapi, kewajiban pemakaian alat tersebut menimbulkan polemik di antara tim. Sebab, alat tersebut diperkirakan bisa menambah bobot mobil hingga 14 kg. Sementara, FIA hanya menambah batas nilai berat mobil sebanyak 6 kg dari sebelumnya 728 kg. 

Baca: Sirotkin tak Muluk pada Debutnya Bersama Williams


Salah satu pembalap Red Bull, Max Verstappen, sempat menyebut alat kemanan tersebut memperburuk penampilan jet darat miliknya itu. Kritik tajam lainnya datang dari Lowe yang menyebut alat tersebut bisa mengubah makna perlombaan F1.

"Bobot mobil (F1) meningkat secara drastis dalam satu dekade ini. Jika F1 benar-benar mesin pelari, mobil-mobil ini harusnya bisa sangat cepat untuk balapan dan kualifikasi," kata Lowe seperti dikutip Crash, Senin 5 Maret 2018.

Baca: Tampil Tercepat Saat Tes, Zarco Merasa Sedikit Lamban


"Dalam satu setengah jam, 300 km balapan, relatif singkat. Mereka bukan mobil untuk lomba ketahanan dan bobotnya meningkat sampai tingkat yang mendekati mesin ketahanan ketimbang mesin pelari," sambungnya.

Lowe menganggap hal-hal tersebut dapat mengurangi tingkat kemenarikan perlombaan F1 karena tidak lagi cepat. Bagaimana tidak, dalam 10 tahun terakhir berat minimum F1 naik dari hanya 595kg menjadi 734kg untuk musim 2018 ini. (Crash)

Video: Johann Zarco Kuasai Hari Terakhir Tes MotoGP Qatar


(ASM)