F1 2018

Ricciardo: F1 Butuh Perubahan Format yang Radikal

Patrick Pinaria    •    25 Juli 2018 18:47 WIB
F1 2018
Ricciardo: F1 Butuh Perubahan Format yang Radikal
Daniel Ricciardo (Foto: AFP/Andrej Isakovic)

Perth: Daniel Ricciardo merasa format pada ajang Formula 1 butuh perubahan secara radikal. Menurut pembalap Red Bull itu, pengurangan jadwal sesi latihan bebas menjadi format yang paling harus diubah dalam kejuaraan jet darat paling bergengsi di dunia itu.

Sejauh ini, F1 membuat format jadwal sesi latihan bebas sebanyak tiga kali. Sesi latihan bebas pertama dan kedua digelar pada Jumat. Sedangkan sesi latihan bebas ketiga dijadwalkan pada Sabtu, beberapa jam sebelum sesi kualifikasi.

Menurut kabar, jadwal sesi latihan ini sedang menjadi sorotan operator baru F1, Liberty Media. Mereka dikabarkan ingin mengubah format tersebut.

Baca: Tiket Asian Games di Tangerang Gratis 

Rencananya, mereka akan mengurangi jumlah sesi latihan dan akan menambah jumlah balapan. Persis seperti format F2. Di mana ada balapan feature race dan sprint race.

Namun, rencana tersebut menuai perdebatan. Beberapa pihak menilai perubahan format dua balapan akan mengurangi daya tarik penonton karena sudah terbiasa dengan balapan yang disajikan pada Minggu.

Pendapat berbeda justru disampaikan Ricciardo. Pembalap asal Australia itu menilai format pengurangan sesi latihan dan penambahan jadwal balapan lebih efektif.

Baca: Dwight Howard Gabung Washington Wizards

"Saya tidak menyukai sesi latihan. Lebih baik hanya ada sesi kualifikasi pada Sabtu pagi, balapan Sabtu sore, dan balapan lagi pada Minggu," ujar Ricciardo.

"Tidak semua orang F1 terbiasa. Jadi, Anda harus berhati-hati dengan dua balapan. Tetapi, saya menyukai balapan. Saya tidak suka banyak latihan," lanjutnya.

"Jadi jika ada jadwal balapan lebih banyak dalam semusim dan sesi latihan lebih sedikit, ini terdengar bagus untuk saya," tutur Ricciardo. (Crash)


Video: Eko Yuli Bicara Persiapan Menuju Asian Games 2018

 


(FIR)