F1 2017

Legenda Hidup F1 Menolak Regulasi "Halo" di F1

Achmad Firdaus    •    21 Juli 2017 21:37 WIB
f1 2017
Legenda Hidup F1 Menolak Regulasi
Penampakan Halo, sistem keamanan kokpit yang kabarnya ajan diterapkan di F1 2018 (Foto: http://hanabi.autoweek.com)

Metrotvnews.com, London: Legenda hidup F1 Nikki Lauda memprotes keputusan Federasi Balap Mobil Internasional (FIA) yang akan segera menerapkan regulasi penggunaan sistem keamanan kokpit dalam hal ini 'Halo'. Regulasi ini rencananya akan resmi digunakan pada gelaran F1 tahun depan.

Halo merupakan salah satu opsi solusi keamanan kokpit yang sempat diuji coba oleh pembalap Haas, Romain Grosjean. Menurutnya, penggunaan Halo membuat pembalap tak nyaman karena mengganggu pandangan saat balapan.

Konfirmasi minggu ini menyatakan bahwa FIA mendesak agar salah satu dari regulasi keamanan kokpit tersebut akan diadopsi pada gelaran F1 2018 mendatang. Meskipun hanya ada satu tim yang mendukung, regulasi ini menuai reaksi keras dari para fans hingga kalangan senior.

Mercedes pertama kali mengembangkan konsep tersebut, namun juara F1 tiga kali, Nikki Lauda menyatakan lebih baik mencari alternatif lain ketimbang terburu-buru mengambil keputusan.
 

Baca: FIA Terapkan Regulasi Sistem Keamanan Kokpit di F1 2018


"Kami menguji halo, dan beberapa alternatif lain sebagai perlindungan kokpit, namun tidak ada yang meyakinkan 100%," kata Lauda di salah satu harian kabar Jerman.

"Anda harus membuat keputusan yang tepat dalam situasi seperti ini. Halo itu tidak tepat," lanjutnya.

Lauda menilai keputusan FIA sangat amat tergesa-gesa. Padahal F1 baru saja merombak peraturan agar mobil yang dipakai di balapan terlihat lebih menarik dalam upaya menggaet lebih banyak penonton. Dia melihat regulasi Halo merupakan langkah mundur.
 

Baca juga: Pecahkan Rekor di GP Inggris, Hamilton Enggan Sesumbar


"Kami berusaha keras dengan mengubah mobil menjadi lebih cepat dan semakin dekat dengan penonton untuk menarik penggemar baru ke olahraga ini," katanya.

"Tapi sekarang upaya kami hancur karena reaksi berlebihan (dari FIA)," pungkasnya.

Lauda meyakini, F1 sudah sangat aman, dan akan lebih bijaksana jika menunggu untuk menemukan solusi yang tepat daripada memaksakan sesuatu yang tidak didukung secara universal. "Halo menghancurkan DNA mobil F1," tegasnya. (Ardhika Dwi Krisnaputra/Autosport)

Video: ?Usain Bolt Pensiun Usai Kejuaraan Dunia Atletik 2017



(ACF)