Kisruh Hukuman Vettel

Bos Red Bull Kritisi Banding Ferrari Terkait Hukuman Vettel

Krisna Octavianus    •    11 November 2016 14:03 WIB
f1 2016
Bos Red Bull Kritisi Banding Ferrari Terkait Hukuman Vettel
Christian Horner (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Brasil: Bos Red Bull, Christian Horner mempertanyakan keputusan Ferrari yang mengajukan banding terkait masalah Sebastian Vettel di GP Meksiko. Menurutnya, banding itu membuat semua balapan semunya harus ditinjau.

Vettel sempat dipromosikan naik podium posisi ketiga dalam balapan GP Meksiko menyusul hukuman untuk Max Verstappen. Akan tetapi, ia kemudian kehilangan podium ketika ia dinilai melakukan pengereman yang salah saat membela diri dari kejaran Daniel Ricciardo di lap 70.

BACA: Tekanan Bantu Marc Marquez untuk Fokus

Vettel kemudian dihukum 10 detik. Ia mendapat hukuman tersebut karena dianggap terlalu agresif oleh FIA dalam hal defensif. Akan tetapi, Ferrari telah mengajukan banding untuk peninjauan hukuman di bawah kode olahraga internasional FIA yang dikelurakan sejak GP Amerika Serikat.

Namun, Horner ternyata mengkritisi keputusan Ferrari yang mengajukan banding. Pria berusia 42 tahun itu merasa kasus tersebut sudah selesai dan harus ditutup.

"Di mana benang merahnya? Itu berarti bahwa Anda secara teoritis bisa menantang banyak sekali kejadian-kejadian lain pada 18 balapan sebelumnya sepanjang musim," kata Horner kepada Motorsport.com. 

"Peristiwa itu, 'buku' sudah harus ditutup. Hasilnya telah dipublikasikan dan resmi, ada hak untuk protes dan banding. Ini sudah tidak bisa banding, sehingga benar-benar harus ditutup (kasusnya)," sambungnya.

Mengenai proses apa yang terjadi selanjutnya, ia berkata: "Saya kira Ferrari harus merasa bahwa ada beberapa bukti baru yang menarik. Saya pikir proses itu harus dibawa kembali ke pengawas balapan dan kemudian mereka harus secara bulat memutuskan apakah mereka melihatnya atau tidak."

"Sangat sedikit bagi saya untuk mengomentari sampai kita memahami apa bukti baru mereka, dan apa tanggapan dari FIA," pungkasnya.

BACA: Hasil Lengkap Empat Laga NBA Hari Ini

Direktur perlombaan F1, Charlie Whiting sampai menghadiri konferensi sampai pers FIA jelang GP Brasil untuk menjelaskan alasan rinci di balik keputusan untuk menghukum Vettel. Akan tetapi, pembalap asal Jerman itu menyatakan ia masih tidak setuju dengan alasan-alasan yang dikemukakan oleh Whiting.

 


(KRS)