F1 2017

Alonso Ajukan Syarat jika McLaren Mau Mempertahankannya

Krisna Octavianus    •    15 September 2017 12:05 WIB
f1 2017
Alonso Ajukan Syarat jika McLaren Mau Mempertahankannya
Fernando Alonso. (Foto: AFP/MANAN VATSYAYANA)

Metrotvnews.com, Singapura: Fernando Alonso siap menunjukkan loyalitasnya kepada McLaren asal tim asal Inggris itu punya proyeksi jelas mengenai mesin untuk musim 2018. 

McLaren diperkirakan akan segera mengumumkan perpecahannya di akhir musim dengan Honda pada hari ini. McLaren mengharapkan punya daya saing yang lebih besar ketika mendapat pasokan mesin dari Renault pada 2018.

BACA: Sean Berpeluang Tampil di F1 pada 2019

Bekerja sama dengan Honda memang menjadi keputusan yang salah bagi McLaren. Itu terlihat pada musim ini ketika Honda gagal menyumbang mesin yang bagus sehingga membuat McLaren terseok-seok.

Kontrak Alonso akan habis pada musim depan. Dia menekankan bahwa dia ingin berada dalam posisi untuk memenangi balapan lagi dan akan mencari tim yang bisa mewujudkannya dalam berbagai seri.

Namun, pembalap asal Spanyol tersebut akan dengan senang hati menunggu McLaren untuk mengkonfirmasi rencana mesinnya pada 2018 dan kemudian berbicara dengan tim sebelum membuat keputusan mengenai rencananya sendiri.

"Saya akan memikirkan opsi apa yang terbaik. Seperti yang saya katakan berkali-kali, apapun yang saya lakukan tahun depan adalah karena saya ingin menang," kata Alonso.

"Saya tidak mau mambalap hanya untuk bertarung dalam 10 besar, atau 15 besar, tidak ada yang seperti itu. Ada banyak pilihan yang sedang saya pelajari dan lihat Formula 1 adalah prioritas pertama dan satu-satunya. Saya akan menunggu untuk membuat keputusan pada itu sebelum membuat keputusan pada seri lainnya," lanjutnya.

"Pada saat yang sama, saya ingin memberi waktu kepada tim saya. Setelah tiga tahun terakhir dengan beberapa perjuangan yang kami jalani bersama, memiliki waktu bagi mereka untuk membuat keputusan, untuk melihat masa depan mobil untuk 2018," sambungnya.

"Setelah mereka mengambil keputusan, saya akan memutuskan masa depan saya, saya ingin tetap setia setidaknya untuk itu. Saya tidak akan membuat keputusan apapun tanpa membuat keputusan terlebih dahulu. Saya santai, bahagia, dan kami akan melihat apa yang sedang terjadi beberapa minggu ke depan," pungkasnya.

Pembalap berusia 36 tahun itu untuk sementara berada di posisi ke-15 klasemen pembalap. Posisi yang sangat miris mengingat dia adalah juara dunia musim 2005 dan 2006. (Crash)

 


(KRS)