F1GP Austria 2017

Bottas Bantah telah Melakukan Jump Start

A. Firdaus    •    10 Juli 2017 11:02 WIB
f1 2017
Bottas Bantah telah Melakukan <i>Jump Start</i>
Pembalap Mercedes Valtteri Bottas (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Spielberg: Pembalap Mercedes Valtteri Bottas mengaku telah mengambil risiko saat mengawali lomba F1 GP Austria. Andai salah perhitungan, bukan tak mungkin ia mendapatkan hukuman dari FIA.

Seperti diketahui, Bottas dituduh melakukan jump start oleh Sebastian Vettel. Namun tuduhan itu ia bantah dan coba menjelaskan bagaimana taktiknya di awal lomba itu berjalan lancar.

"Saat mobil bergerak, lampu mulai padam, jadi itu yang utama. Itu adalah salah satu start terbaik saya, cukup berisiko, tapi ada banyak keuntungan di awal dan saya membalap dengan hebat," ujar Bottas.

Klik di sini: Peluang Timnas Basket Putra ke Semifinal Terbuka

"Selalu ada variasi waktu ketika lampu padam, tapi untuk waktu yang lama variasi itu belum terlalu besar. Anda tahu, lebih atau kurang waktu saat akan lampu padam, jadi Anda waspada pada saat itu, perjudian Anda antara reaksi dan dugaan Anda," terangnya.

Bottas mengatakan, bahwa dia mempertaruhkan permulaan yang buruk, atau berpotensi sebagai start ilegal. Tapi, start tersebut berjalan lancar dan masih di bawah waktu minimum yang ditetapkan FIA, sehingga dia terhindar dari sanksi.

Klik di sini: Sepekan Wimbledon Digelar, Ini Petenis Unggulan yang Bertahan

"Terkadang Anda mendapatkan start bagus, terkadang Anda bereaksi agak terlambat. Itu adalah salah satu reaksi terbaik saya terhadap lampu. Selama itu positif, Anda baik-baik saja," jelas Bottas.

Dengan kemenangan ini, maka Bottas yang berada di posisi ketiga memangkas jarak dengan rekan setimnya, Lewis Hamilton menjadi 15 angka. Sementara Vettel masih bertengger di puncak klasemen dengan 171 poin.

Tampil Konsisten, Valtteri Bottas Juara GP Austria
 


(ASM)