F1 2018

Menang karena Team Order, Hamilton Kecewa Berat

Riyan Ferdianto    •    01 Oktober 2018 22:17 WIB
gp f1
Menang karena Team Order, Hamilton Kecewa Berat
Lewis Hamilton (Foto AFP/ALEXANDER NEMENOV)

Moskow: Lewis Hamilton tidak bisa menyembunyikan raut kecewanya usai F1 GP Rusia, akhir pekan kemarin. Pembalap Mercedes ini kecewa karena memenangi balapan bukan karena kehebatannya di atas lintasan.

Hamilton merebut podium pertama pada balapan di Sirkuit Sochi Autodrom dengan bantuan team order. Kemenangan seharusnya memang bukan milik Hamilton, melainkan rekan satu timnya, Valtteri Bottas.

Insiden team order Mercedes terjadi pada pertengahan balapan. Kubu Mercedes melalui radio tim menginstruksikan agar Bottas yang memimpin balapan selama 24 putaran, memberikan posisinya kepada Hamilton.

"Rasanya tidak enak. Untuk pertama kalinya dalam karier saya menjadi pembalap, tapi merasa seperti tidak menang meski mendapat podium pertama," kata Hamilton.

Klik di sini: Australia Jegal Langkah Indonesia ke Piala Dunia

Mercedes sendiri sebenarnya sangat anti memberikan perintah seperti itu. Namun, mengingat poin Hamilton di klasemen sangat rentan untuk diungguli Sebastian Vettel (Ferrari), mau tidak mau Mercedes memilih langkah tersebut. 

Bos Mercedes Toto Wolff mengatakan dirinya bertanggung jawab atas opsi yang diambil pihaknya. Dia beralasan lebih memilih dianggap jahat sekarang ini ketimbang menjadi idiot di seri terakhir musim ini yang akan berlangsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada November mendatang.

Namun, Wolff menyatakan sangat mengerti keputusan untuk mendahukan Hamilton sulit diterima Bottas. Apalagi Bottas belum pernah merebut podium pertama sepanjang musim 2018. 

"Tentu skenario terbaik yang kami inginkan, ialah Hamilton kedua dan Bottas yang menang. Tapi, ada pertimbangan soal ban Hamilton yang jadi kekhawatiran," kata Wolff.

Dengan bantuan strategi pit stop, Hamilton kian nyaman duduk di puncak klasemen pembalap. Hamilton berhasil memperlebar jarak dengan Sebastian Vettel menjadi 50 poin di sisa lima seri balapan musim ini.

Video: Persija-Persib Dukung Penghentian Sementara Liga 1
 


(ACF)