GP Australia 2017

Fakta Sirkuit Albert Park dan Peluang Vettel Patahkan Dominasi Mercedes

A. Firdaus    •    26 Maret 2017 19:56 WIB
f1 2017
Fakta Sirkuit Albert Park dan Peluang Vettel Patahkan Dominasi Mercedes
Sebastian Vettel di antara duo Mercedes (Foto:AFP)

Metrotvnews.com, Melbourne: Sebastian Vettel baru saja memenangi GP Australia dengan mobil SF70H milik Ferrari. Start di posisi kedua, Vettel mampu jadi yang terdepan dengan total waktu 1 jam 24 menit 11.672 detik.

Hasil positif yang diraih Vettel juga mengakhiri krisis kemenangan yang dialami Ferrari. Maklum, terakhir kali pabrikan asal Italia itu meraih juara seri pada GP Singapura 2015. 

Menariknya, kalau kemenangan Vettel ini juga memberi sinyal akan berakhirnya dominasi Mercedes dalam tiga musim ke belakang. Seperti yang tergambar pada fakta dalam 20 balapan terakhir. Di mana 12 pembalap yang berhasil juara di Albert Park berhasil menjadi juara dunia F1.

Klik di sini: Sebastian Vettel Menangi Seri Pembuka F1 2017

Fakta terkini sudah dilakukan Hamilton dan mantan rekan setimnya, Nico Rosberg yang memilih pensiun pada akhir musim lalu. Hamilton pernah juara pada seri pembuka 2015 dengan mengalahkan Rosberg yang harus puas berada di posisi kedua.

Sementara pada 2016, tepatnya tahun lalu, gantian Rosberg yang menjadi juara. Kemenangan itu juga menjadi ajang pembalasan pembalap asal Jerman terhadap rekan setimnya itu. Rosberg mampu mengungguli Hamilton yang harus puas di posisi kedua lantaran tertinggal 8 detik dengannya.

Klik di sini: Juarai GP Australia, Vettel Bilang Kru Ferrari Nyaris Tak Tidur

Pada 2009 ada Jenson Button yang saat itu membela Brawn Mercedes, secara mengejutkan tampil sebagai yang tercepat. Kala itu pembalap asal Inggris tersebut bersaing ketat dengan rekan setimnya, Rubens Barrichello. Terbukti, Button hanya unggul 0.807 detik dengan pembalap Brasil tersebut untuk merengkuh trofi di Australia.

Segelintir fakta di atas mungkin bisa menjadi pelecut semangat buat Vettel untuk merebut juara dunia yang terakhir kali ia dapatkan empat tahun lalu. Sekaligus mengembalikan kejayaannya sebagai salah satu pembalap terbaik dunia yang telah memegang empat gelar juara dunia F1.

Menyambut Seri Perdana Formula 1
 


(FIR)