F1 2018

Bos Mercedes Salahkan Software Usai Kalah di Australia

Rendy Renuki H    •    26 Maret 2018 10:44 WIB
F1 2018
Bos Mercedes Salahkan Software Usai Kalah di Australia
Tim principal Mercedes, Toto Wolff (AFP PHOTO / Andrej ISAKOVIC)

Melbourne: Bos Mercedes Toto Wolff menyebut ada kesalahan software di mobil Lewis Hamilton pada balapan seri perdana Grand Prix Formula 1 Australia, Minggu 26 Maret lalu. Kesalahan perhitungan pada software menurutnya membuat Mercedes kalah.

"Kami mengira punya jarak keunggulan tiga detik, jadi kami harus mengeceknya di komputer. Jadi masalahnya ada dalam sistem kami. 15 detik adalah waktu yang dibutuhkan, sementara kami mengira 12 detik saja sudah cukup, dan ternyata itu tidak," ujar tim principal Mercedes tersebut dilansir Motorsport.com.

Hamilton sempat memimpin hampir separuh putaran dari total 58 lap. Namun, ia disalip pembalap Ferrari Sebastian Vettel saat terhalang saferty car saat mobil Haas milik Romain Grosjean mogok.

Vettel yang berada di posisi ketiga melakukan pitstop dan berhasil melewati Hamilton. Pembalap Mercedes itu pun kesal saat berbicara di radio karena kesulitan menyalip kembali ke posisi pertama.

Vettel Kalahkan Hamilton Berkat Mobil Mogok


"Kami tidak memperhitungkan situasi rombongan mobil pada balapan ini, jadi sistem melakukan kesalahan dalam mengukur jarak. Meski dengan algoritma dan pemrograman yang telah dimasukkan ke dalam komputer, kami mengira tanda lampu hijau sudah cukup. Tapi seperti yang kita lihat di tayangan TV, ternyata tidak cukup," tutupnya.

Kekahan Hamilton membuat juara dunia musim lalu itu harus puas membuka musim 2018 dengan menempati posisi kedua. Pembalap asal Inggris itu mengoleksi 18 poin, terpaut tujuh poin dari Vettel di posisi pertama.

 


(REN)