Jelang F1 Austin

Jadwal Padat, Force India Fokus Bertahan di Klasemen

Ahmad Garuda    •    18 Oktober 2016 09:58 WIB
f1 austin
Jadwal Padat, Force India Fokus Bertahan di Klasemen
Vijay Mallya ingin tim Force India tetap fokus pertahankan posisi di klasemen konstruktor. XPB Images

Metrotvnews.com, India: Tim Force India tahun depan bakal kehilangan satu pembalap bertalenta terbaiknya yaitu Nico Hulkenberg. Pembalap asal Jerman itu menerima pinangan tim Renault F1 dan harus mencari pembalap pengganti yang minimal tak berbeda jauh dari performa Hulkenberg.

Meski perburuan pembalap sudah mulai seru, tapi tim Force India tak ingin pecah konsetrasi. Menghadapi jadwal balap di akhir tahun ini, pelaksanaannya cukup padat. Lantaran ada empat seri dalam waktu sebulan. Dimulai dari F1 COTA-Austin pekan ini Minggu (23/10/2016), lalu F1 Meksiko, F1 Brasil dan terakhir ditutup dengan F1 Abu Dhabi yang bakal berlangsung di 27 November 2016 mendatang.

"Terdapat empat seri dalam sebulan dan ini bakal menyita fokus yang sangat besar. Motivasi tim saat ini sangat tinggi dan kami yakin bisa tampil lebih baik lagi di F1 Austin. Karena cukup padat, sangat penting untuk menjaga fokus tim agar target di posisi 4 klasemen konstruktor bisa kami pertahankan," tegas Owner Force India yaitu Vijay Mallya dikutip GPUpdate.net.

Sebenarnya tim yang dulunya bernama Spyker F1 ini sudah bekerja keras mewujudkan impian mereka dan juga sudah mendekati limit. Tapi pekan balapan yang sangat sibuk terkadang mengalihkan konsentrasi tim. Apalagi jika terjadi masalah seperti kecelakaan atau masalah teknis lain di dalam tim.

Persaingan merebut posisi keempat di klasemen konstruktor ini sangat ketat. Tim William F1 yang posisinya berada di bawah tim Force India, hanya berselisih 10 poin, Force India saat ini mengumpulkan 134 poin, sementara tim Williams F1 saat ini punya 124 poin. Jadi jika lengah, bisa saja membuat selisih menjadi sama atau langsung terpaut cukup jauh.

Hal inilah yang dimaksud oleh Mallya agar mereka tetap bisa bertahan. Mengingat tak mudah juga bertahan di posisi seperti ini. Tim harus benar-benar punya trik terbaik terutama dalam hal penggunaan kompon ban agar bisa maksimal setiap balapan.


(UDA)