Team Order Ferrari

Vettel Bantah Juara GP Monaco karena Team Order

A. Firdaus    •    29 Mei 2017 09:36 WIB
f1 2017
Vettel Bantah Juara GP Monaco karena Team Order
Sebastian Vettel (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Monte Carlo: Sebastian Vettel berhasil menjuarai GP Monaco yang berlangsung di Sirkuit Monte Carlo, Minggu 28 Mei. Namun di balik kemenangannya muncul isu kalau kemenangan Vettel telah dipersiapkan Ferrari.

Pembalap asal Jerman itu langsung membantah adanya strategi dari Ferrari untuk membantunya menjuarai GP Monaco. Baginya, tak ada perintah khusus dari tim untuk membiarkan rekan setimnya, Kimi Raikkonen agar sengaja mengalah.

Seperti diketahui, saat ini Vettel memimpin klasemen sementara dengan 129 poin, atau unggul 25 poin dari rival terdekatnya, Lewis Hamilton dari Mercedes. Dengan kondisi tersebut, pembalap berjuluk Baby Schumi ini berpeluang mematahkan dominasi Mercedes yang selalu menjadikan pembalapnya juara dunia dalam tiga musim ke belakang.

Klik di sini: Kata Choi/Chae Usai Menentukan Kemenangan Korea Selatan atas Tiongkok

"Tidak juga, tidak ada rencana tim. Kami berbicara tentang balapan sebelumnya dan sudah jelas. Pemimpin biasanya mendapat prioritas. Ini adalah salah satu hal yang langka di mana berhenti setelah pesaing adalah sebuah hal yang positif," ujar Vettel.

Vettel yang berada di posisi kedua sempat menguntit Raikkonen yang memimpin lomba hingga 34 lap. Kemudian saat Raikkonen masuk pit stop, itu menjadi momen untuk Vettel mengambil posisi rekan setimnya tersebut.

"Aturan praktisnya, jika Anda memenuhi syarat berada di depan, Anda mendapat prioritas pada pit stop pertama. Pada balapan tersebut, itu berhasil dan sesuai keinginan saya untuk membalapnya," terang Vettel.

Klik di sini: Klasemen Pembalap & Konstruksi Usai GP F1 Monaco

Saat penyerahan trofi di podium, dua ekspresi berbeda ditunjukkan Vettel dan Raikkonen. Pembalap asal Jerman itu menyadari kalau Raikkonen tak begitu senang dengan apa yang diraihnya di GP Monaco.

"Saya mengerti kondisi tersebut. Dan, tidak ada alasan untuk berbohong. Saya sangat senang. Tapi saya mengerti dia sedikit lebih kesal. Bagi saya strategi ini berarti tetap membuat kami berada di depan Valtteri Bottas yang finis lebih baik dari Lewis Hamilton," jelasnya.

Memang pada balapa GP Monaco, nasib duo Mercedes tidak terlalu baik. Bottas harus puas menempati posisi keempat. Sedangkan Hamilton lebih buruk lagi setelah hanya bisa finis di posisi ketujuh. Hal itu terjadi lantaran Hamilton harus memulai lomba dari posisi ke-14.

Enes Kanter Kunjungi Indonesia Bawa Misi Kemanusiaan
 


(FIR)