Masa Depan Formula 1

Brawn Paparkan Resep Awal Ramu F1 yang Menarik

Ahmad Garuda    •    16 November 2016 17:14 WIB
formula 1
Brawn Paparkan Resep Awal Ramu F1 yang Menarik
Ross Brawn paparkan resep awal membawa ajang balap F1 jadi balapan yang menarik. Mercedes GP

Metrotvnews.com, Inggris: Pencalonan mantan bos tim Mercedes GP, Ross Brawn sebagai pengganti Bernie Ecclestone (CEO Formula One Management), disepakati banyak pihak di Formula One (F1). Ia dianggap sukses meramu sebuah tim jadi tim jawara, bukan hanya dari sisi teknis, namun juga dari sisi penguasaan sebuah tim balap.

Ia pernah mengatakan bahwa manajemen untuk membentuk sebuah tim yang punya basis bagus, baik dari sisi teknis, manajemen hingga karakter pembalap, dibutuhkan konsep matang. "Anda harus membuat perencanaan matang, target jangka pendek dan jangka panjang," ujarnya kepada stasiun televisi di Inggris beberapa waktu lalu.

Tapi ternyata resep itu jugalah yang paling pertama Ia sodorkan saat disinggung mengenai tujuannya jika sudah didaulat sebagai pengganti Ecclestone. Apalagi kini perusahaan penyelenggara balap jet darat itu, kini sahamnya dikuasai oleh perusahaan asal Amerika yaitu Liberty Media Group.

"Kunci sukses ini tak lain adalah metode pendekatan yang digunakan. Biasanya kami memulai dari pertanyaan mau diposisikan seperti apa tim ini untuk musim selanjutnya? Setelah itu kami mulai melakukan identifikasi obyek apa saja yang ingin diganti atau diubah. Kami mengikutsertakan semua anggota tim. Bagiku, F1 selama ini belum pernah melakukan hal seperti itu."

"Kita tidak pernah ingin mendengarkan apa-apa saja yang diinginkan oleh para penonton. Ajang ini sangat kompleks dan menyita perhatian yang cukup besar, tapi antusiastisnya kurang dari pneonton. Jika kita tidak membuatnya menarik dan membuat penonton merasa tertarik datang ke sirkuit untuk menonton, maka ajang balap ini bakal semakin ditinggalkan."

Jika ingin mngikuti filosofi pengembangan F1 berdasarkan keinginan Brawn, Ia menyarankan untuk memulainya dari perencanaan jangka pendek. Misalnya sistm kualifikasi yang dibuat lebih menarik dan beberapa detail lainnya. Namun Brawn tak membeberkan detailnya seperti apa. Tapi penjelasan ini cukup masuk akal. Tinggal menunggu pria asal Inggris itu resmi sebagai pengganti Ecclestone.


(UDA)