F1 GP 2018

Profil Tim F1 2018: Mercedes

Krisna Octavianus    •    22 Maret 2018 15:01 WIB
F1 2018
Profil Tim F1 2018: Mercedes
Mobil Lewis Hamilton, Mercedes -AMG Petronas Motorsport (Foto: AFP/JOSE JORDAN)

Jakarta: Gelaran Formula One (F1) akan segera bergulir pada 25 Maret di Sirkuit Melbourne Grand Prix, Australia. Mercedes-AMG Petronas Motorsport kembali dijagokan untuk menjadi juara konstruktor tahun ini.

Bersama Scuderia Ferrari dan Aston Martin Red Bull Racing, Mercedes adalah deretan tim papan atas yang ada di F1. Ketiganya saling bersaing musim lalu usai Mercedes berada di urutan pertama, diikuti Ferrari dan Red Bull.

Kembali dijagokannya Mercedes bukan tanpa alasan. Pasalnya, mereka punya dua pembalap hebat dalam diri Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas. Khusus untuk Hamilton, dia adalah juara dunia tahun lalu.

Dengan dua pembalap yang selalu berada di jajaran depan setiap balapan membuat Mercedes kembali dijagokan untuk meraih gelar juara dunia konstruktor F1 musim ini.

Profil Tim
Tim yang bermarkas di Brackley, Northamptonshire, Inggris ini mulai berpartisipasi di ajang F1 sejak 1954 pada GP Prancis. Pertama kali terjun di ajang F1, Mercedes berhasil merebut juara dunia pembalap setelah Juan Manuel Fangio asal Argentina menjadi pengumpul poin terbanyak pada musim itu. 

Pada musim 1955, Juan Manuel Fangio kembali mempersembahkan gelar juara dunia kepada Mercedes. Hebatnya lagi, Mercedes menempatkan pembalapnya pada posisi satu dan dua di klasemen pembalap setelah Stirling Moss mengumpulkan 23 poin untuk finis di bawah Fangio.

Pada akhir musim 1955, mereka mundur dari ajang F1, dan kemudian kembali lagi sebagai pemasok mesin pada pertengahan 1990-an. Mercedes kemudian memutuskan untuk kembali ke F1 sebagai tim penuh pada musim 2010, di mana induk mereka, yaitu Daimler AG yang bekerjasama dengan Aaba Investments memutuskan untuk membeli 75,1% saham tim Brawn GP dan kemudian mengubah namanya menjadi Mercedes-Benz Grand Prix. 

Pada 2011, Daimler kemudian meningkatkan jumlah saham mereka di tim Mercedes GP menjadi 100% dengan membeli sisa 24,9% saham yang masih dipegang oleh Ross Brawn dan Nick Fry, sehingga menjadikan tim ini sebagai dipegang penuh oleh Mercedes.

Mercedes sudah mengoleksi empat gelar konstruktor sepanjang keikutsertaan mereka di ajang F1. Mereka memenanginya berturut-turut sejak 2014 sampai terakhir kali tahun lalu.

Profil Pembalap
Lewis Hamilton (Nomor Mobil 44)
Hamilton adalah pembalap asli Inggris yang lahir pada 7 januari 1985. Dia lahir di Stevenage, Hertfordshire, Inggris dan memulai karier balap profesional pada ajang F3 dan kemudian naik kelas ke F2 pada 2006 dan menjadi juara dunia musim itu.

Pada 2007 dia akhirnya membalap di ajang F1 dan bergabung dengan tim McLaren Mercedes. Dia ditunjuk sebagai rekan setim Fernando Alonso di McLaren. Debut F1 pertamanya adalah pada GP Australia 18 Maret 2007 dan ia finis ketiga.

Hamilton menjadi juara dunia termuda sepanjang sejarah F1 saat merebut gelar tersebut pada 2008 dalam usia 23 tahun, 9 bulan, dan 26 hari, sehingga memecahkan rekor Fernando Alonso yang menjadi juara dunia saat berusia 24 tahun dan 59 hari pada 2005. Rekor ini kemudian dipecahkan oleh Sebastian Vettel pada musim 2010. 

Hamilton berhasil menjadi juara dunia F1 sebanyak empat kali. Setelah menjadi juara pada 2008, dia berturut-turut menjadi juara pada 2014 dan 2015. Gelar keempatnya diraih musim lalu saat bersaing dengan Vettel.

Valtteri Bottas (Nomor Mobil 77)
Valtteri Bottas lahir di Nastola, Finlandia pada 28 Agustus 1989. Pembalap berusia 28 tahun itu melakoni debut di F1 pada 2013 di GP Australia.

Bottas memenangi ajang Formula Renault Eurocup 2008 dan Formula Renault 2008 region Eropa Utara pada tahun yang sama. Ia menyamai rekor Filipe Albuquerque, yang memenangkan dua gelar sekaligus; NEC dan Eurocup pada musim yang sama pada 2006.

Bottas juga memenangkan Formula Renault 2007 UK seri Winter. Dia lantas pindah ke Formula 3 Euroseries untuk musim 2009. Meskipun tidak memenangkan lomba, Bottas meraih dua pole position dan finis di peringkat ketiga klasemen akhir pembalap.

Bottas menjadi test driver untuk tim Williams F1 pada musim 2010. Pada musim 2011, Bottas berhasil menjadi juara GP3 Series bersama tim Lotus ART. Musim 2012, dia memfokuskan diri menjadi pembalap tes tim Williams dan tidak mengikuti ajang GP2 Series.

Akhir November 2012, tim Williams secara resmi mengumumkan Bottas sebagai pembalap mereka mulai musim 2013.

Pada awal 2017, Bottas ditunjuk sebagai pembalap utama tim Mercedes-AMG Petronas Motorsport menggantikan Nico Rosberg yang menyatakan pensiun dari F1 dan menjadi tandem Lewis Hamilton. 

Bottas berhasil meraih kemenangan pertamanya di ajang F1 pada GP Rusia tahun lalu. Dia sukses tiga kali naik podium tertinggi pada 2017 atau secara total dia 12 kali naik podium dan finis di peringkat ketiga klasemen pembalap dengan 305 poin musim lalu.

 


(KRS)