Logo Baru F1

Nada Sumbang Hamilton dan Bottas Soal Logo Baru F1

Gregah Nurikhsani Estuning    •    28 November 2017 16:29 WIB
f1
Nada Sumbang Hamilton dan Bottas Soal Logo Baru F1
Logo F1 terbaru. (Foto: FIA)

Abu Dhabi: Seiring berakhirnya musim balap Grand Prix Formula 1 musim 2017, penyelenggara meluncurkan logo baru. Sayang, nada sumbang keluar dari sejumlah pembalap mengenai desain logo tersebut.

Rebranding akan dilangsungkan awal musim depan, namun logo baru sudah muncul pada emblem di podiom juara race terakhir Formula 1 di Abu Dhabi hari Minggu akhir pekan kemarin.

"Kami sengaja memperlihatkannya sekarang agar partner bisnis kami bisa mengira-ngira bagaiamana mereka mengaplikasikannya pada produk atau brand mereka," ujar Sean Bratches seperti dikutip dari La Gazetta dello Sport.
 

Baca: F1 Luncurkan Logo Anyar


Bratches tak menampik jika di era digital seperti sekarang, kesederhanaan logo memang mutlak diperlukan untuk kepentingan bisnis, tentunya dengan tetap memperhatikan aspek makna. Ia mencontohkan pada beberapa brand ternama dunia yang sudah mulai menyesuaikan.

"Coba lihat Starbucks, atau Coca Cola yang sudah mempertimbangkan logo mereka dengan kebutuhan digital," sambungnya lagi.

"Sejumlah merek, terutama di zaman sekarang ini, mereka mencoba menyederhanakan logo mereka untuk memasuki ruang digital."

Beragam komentar pun keluar dari pembalap-pembalap F1 mengenai desain logo, yang sayangnya, menuai kritik. Sebastian Vettel misalnya, mengaku lebih menyukai logo lama.

"Saya lebih suka desain yang dulu," ketus Vettel singkat.
 

Baca: Mercedes Sabet Gelar Fastest Pit Stop Award


Sementara Valetteri Bottas heran dengan keputusan FIA mengganti logo. Ia mengatakan, "Apa yang salah dengan logo yang lama?"

Pun dengan Lewis Hamilton yang menyayangkan logo baru tersebut. Juara dunia musim 2017 itu menilai logo F1 yang lama sudah ikonik, sehingga aneh jika kemudian diganti dengan yang baru.

"Menurut saya yang lama sudah ikonik. Bayangkan jika Ferrari atau Mercedes mengganti logo juga," sambungnya memberikan komentar.

Pernyataan lebih pedas keluar dari Igor Yermilin, Presiden Russian Automobile Federation. Yermilin menilai logo baru F1 primitif.

"Sepertinya pemilik yang baru (Liberty Media) ingin membuktikan diri. Tapi logo yang baru tidak bisa dipahami, tidak menarik, murah dan primitif," ucapnya kepada Sportbox.

Video: KTM Tepis Kabar Ingin Rekrut Marquez
 


(ACF)