Jelang GP Singapura 2016

Analisa Alex Young GP Singapura: Kesempatan Red Bull di Negeri Singa

Patrick Pinaria    •    15 September 2016 20:49 WIB
f1 2016
Analisa Alex Young GP Singapura: Kesempatan Red Bull di Negeri Singa
Alex Young

Metrotvnews.com, Jakarta: Dengan berakhirnya seri Formula 1 di Eropa, maka dimulailah kejuaraan F1 di Asia. Diawali dengan Grand Prix Singapura pada akhir minggu ini. Secara pribadi, ini adalah balapan terfavorit saya tahun ini. Atmosfer Sirkuit Marina Bay Street tidak tertandingi dan mobil-mobil balap yang melaju dengan kecepatan lebih dari 300kph di bawah sorotan lampu akan menjadikan seri ini tontonan yang sangat menarik. 

Setelah Monaco, ini seharusnya menjadi balapan tersulit di kalender. Alasan satu-satunya kenapa Monaco dianggap tersulit dikarenakan di sana tidak ada trek lurus panjang yang dapat digunakan pembalap untuk menarik nafas. Terkait itu, kondisi Singapura yang lembab dan panas juga menjadi tantangan sulit yang unik.

Ini adalah sirkuit jalanan, persis seperti Monaco. Tanpa ada ruang untuk suatu kesalahan, trek yang secara alami sempit dan berkelok merupakan sebuah tantangan yang sama sekali berbeda dari balapan terakhir di Monza. Trek lurus dan panjang di Monza berarti mengedepankan kekuatan mesin dan melaju dengan low drag. Di Singapura, treknya lebih sempit dan lambat, kamu akan melihat para tim membawa paket aero yang sangat berbeda untuk dicoba dan melakukan down force sebanyak mungkin, tidak terlalu berbeda dengan di Monaco atau Hungaria.

(Baca juga: Dapat Dukungan, Verstappen Berterima Kasih Kepada Hamilton)

GP Singapura adalah satu balapan terbaik tahun ini, dimana kita dapat melihat tiga tim bertarung untuk sebuah kemenangan yang layak. Mercedes selalu memiliki kesulitan di trek ini (di era baru) dan terlihat jelas mereka sudah berhasil mengatasi isu ini selama dua tahun terakhir. Namun, bila mereka belum berhasil mengalahkannya, maka Red Bull dan Ferrari memiliki kesempatan baik untuk meraih kemenangan di sini.

Seperti semua trek jalanan, di sini trek sangat bergelombang dan mengalami sedikit perubahan selama akhir pekan. Tim dan pembalap harus memastikan kalau mereka berada di luar dinding sehingga mereka bisa menyelesaikan program-program mereka ketika uji coba/pengujian. Pada masa lalu kita sudah melihat kecelakaan besar pada sesi latihan, dua atau tiga kecelakaan dapat membahayakan akhir pekan pengemudi.

Untuk pertandingan nanti, kita telah melihat kedua pembalap, baik Lewis Hamilton maupun Nico Roseberg melaju sangat cepat di Sirkuit Marina Bay Street, Jadi akan sulit untuk memilih pemenang di antara mereka berdua. Dengan persaingan yang sangat kompetitif di sini, awalan buruk dan kesalahan kecil dapat mengakibatkan kerugian besar. 

Di Monza, keunggulan mobil Mercedes bisa membuat Hamilton tetap berada di urutan kedua walaupun dengan start yang jelek. Itu tidak akan terjadi di Singapura. Pertama, Sirkuit Marina Bay Street tidak berpengaruh pada kekuatan mesin. Dan kedua, sangat sulit untuk menyalip di sini, karena itu sangat sulit memperbaiki kesalahan. Ini adalah balapan dimana pembalap dapat dengan gampang melihat satu (atau keduanya) dari The Silver Arrows keluar dari lima besar. 

Meskipun itu akan menjadi lebih dekat akhir pekan ini, yang berarti lebih banyak lagi aksi untuk para penggemar, Saya akan tetap pada pendirian saya, bahwa salah satu tim Red Bulls terlihat cukup bagus untuk menang.

Saksikan F1TM Singapore Grand Prix LIVE hari Minggu 18 September pukul 18.30 WIB di FOX Sports.

 
Video: Nico Rosberg Kalahkan Lewis Hamilton di GP Italia


(RIZ)

Klasemen Sementara Perolehan Medali PON 2016 Hari ke-14
PON 2016 Jawa Barat

Klasemen Sementara Perolehan Medali PON 2016 Hari ke-14

5 hours Ago

Tuan rumah semakin kokoh dengan 177 medali emas. Sementara peringkat kedua dan ketiga terjadi p…

BERITA LAINNYA