Nasib Fernando Alonso

Fernando Alonso, Pembalap Bermental Juara yang Kini Merana

A. Firdaus    •    28 Maret 2017 12:22 WIB
f1 2017
Fernando Alonso, Pembalap Bermental Juara yang Kini Merana
Pembalap McLaren Fernando Alonso (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Melbourne: Musim Formula 1 2017 memasuki tahun ketiga bagi Fernando Alonso bersama McLaren Honda. Selama itu, hanya nada kekecewaan yang sering keluar dari mulut pembalap yang kini telah menginjak usia 35 tahun.

Alonso seakan terjebak dalam nostalgia McLaren yang kembali rujuk dengan mesin Honda. Alonso bagaikan kelinci percobaan dari upaya McLaren menguji kekuatan mesin dari pabrikan asal Jepang itu.

Semula, McLaren merekrut Alonso yang tengah kebingungan lantaran 'diusir' dari Ferrari, yang lebih memilih Sebastian Vettel. Dengan mengandalkan Alonso, bersama Jenson Button, McLaren menatap masa depan dengan optimistis tinggi.

Klik di sini: Bukan tak Mungkin Alonso Tinggalkan McLaren sebelum F1 Berakhir

Dalam dua musim perdananya, optimistis itu kian luntur dimakan waktu. Balapan demi belapan hanya berujung suram. Pada F1 2015 contohnya. Alonso tujuh kali mengalami gagal finis.

Pada tahun kedua, gagal finis juga kerap dialami Alonso. Tercatat ada tiga race yang ia mainkan mengalami nasib serupa. Bahkan ia tak mengikuti GP Bahrain 2016.

Untuk catatan terbaik selama bereuni dengan McLaren, Alonso hanya finis di posisi keilma pada GP Hungaria 2015, GP Monaco 2016, dan GP Amerika Serikat 2016. Alonso pun harus mengklaim posisi terbaiknya di peringkat ke-10 pada klasemen akhir 2016.

Alonso pantas kecewa dan rindu akan masa kejayaannya yang selalu memperebutkan podium dan bertarung meraih gelar juara dunia. Sebab ia terlahir sebagai salah satu pembalap yang memiliki mental juara.

Menilik catatan Alonso pada masa kejayaan, ia tak pernah keluar dari lima besar pada klasemen akhir. Paling apes, mantan suami dari penyanyi ternama Spanyol Raquel del Rosario ini hanya pernah terpuruk di posisi ke-9 pada 2009 bersama Renault. Itu pun karena ia tak menjalani semua seri.

"Mungkin Fernando Alonso tidak akan di McLaren sepanjang tahun ini. Anda tidak pernah tahu. Dia frustrasi. Dia tidak pernah ingin finis di posisi ketujuh atau keenam. Dia tidak tertarik mendapatkan poin," ujar salah satu teman dekat Alonso, Mark Webber baru-baru ini.

"Dia ingin bertarung meraih podium pada akhir lomba. Sehingga saat ini mental yang dimilikinya jauh dari apa yang diinginkannya," tegasnya.

Kekecewaan Alonso bukan hanya terjadi pada di Sirkuit Albert Park saja. Sebelum perhelatan F1 2017 dimulai, pembalap yang lahir di Oviede, Asturias ini juga pernah mengkritik performa mesin Honda yang dinilai tidak kompetitif.

Juara dunia F1 dua kali ini menuntut perubahan mesin yang dinilai kurang mumpuni untuk bersaing di kompetisi balap jet darat ini.

Pernyataan itu dilontarkan Alonso pasca-tes pramusim di Barcelona beberapa waktu lalu. Ketika itu, mantan pembalap Ferrari tersebut hanya menduduki posisi ke-18 dari 22 pembalap yang melakukan uji coba di Sirkuit Catalunya.

"Kami hanya perlu sebuah mesin yang dapat menjalankan secepat mobil yang lain di trek lurus. Kami hanya memiliki satu masalah yang ada pada unit daya. Tidak ada yang bisa diandalkan dan tidak ada power," ujar Alonso.

Tapi Direktur tim McLaren, Eric Bouiller enggan menanggapi tuntutan Alonso. Ia berdalih agar semua orang bersabar melihat McLaren bisa sehebat kala masih bermitra dengan Mercedes.

Klik di sini: Usai Gagal Menangi GP Australia, Hamilton Berselancar di Gurun Pasir

"Honda mencoba untuk membangun sebuah tim yang kompetitif, hanya saja mereka belum memiliki kultur di Formula One. Mereka merupakan perusahaan besar yang sukses dan mereka memiliki cara mereka sendiri dalam melakukan sesuatu," terang Boullier.

Pria asal Prancis itu dengan tegas memilih pertahankan kesepakatan McLaren dengan Honda yang baru akan kedaluwarsa pada 2024. Jadi, bukan tak mungkin Boullier bisa saja suatu saat nanti mendepak Alonso, atau malah kita bisa melihat Alonso lah yang akan memutus kontraknya walau musim F1 2017 belum berakhir.

"Kami sudah tidak lagi membahas hal seperti kontrak Alonso. Dia tidak pernah mempersiapkan dirinya dengan baik. Dia ingin menyelesaikan masalah mesin dan ingin tahu apa langkah berikutnya," tegas Boullier.

Alonso dalam Angka
Fernando Alonso Diaz
Lahir: 29 Juli 1981, Oviedo, Asutrias, Spanyol
Usia: 35 Tahun
Tim: McLaren
Jumlah Balapan: 275
Juara Dunia F1: 2005 dan 2006 bersama Renault
Menang Balapan: 32
Finis Podium: 97
Pole Positions: 22
Fastest Lap: 22
Kemenangan pertama: GP Hungaria 2003
Kemenangan Terakhir: GP Spanyol 2013
Posisi 2016: 10 (54 poin)

Vinales akan Jadi Penghalang Ambisi Rossi Kembali Juara
 


(FIR)