Masa Depan Fernando Alonso

Renault, Alat Pancing McLaren agar Alonso Bertahan

A. Firdaus    •    16 September 2017 09:50 WIB
f1 2017
Renault, Alat Pancing McLaren agar Alonso Bertahan
Fernando Alonso (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Singapura: Setelah mengamankan Renault sebagai pemasok mesin pada musim depan, kini Direktur Eksekutif McLaren, Zak Brown fokus dengan perpanjangan kontrak Fernando Alonso.

McLaren telah menyatakan kembali bercerai dari Honda. Mereka juga resmi menandatangani kontrak tiga tahun bersama Renault pada Jumat 15 September di Singapura.

Kesepakatan itu bisa dijadikan faktor untuk McLaren mengamankan jasa Alonso. Seperti diketahui, pembalap asal Spanyol itu mengancam akan hengkang andai McLaren tetap menggunakan mesin Honda.

Klik di sini: Yamaha Umumkan Empat Kandidat Pengganti Rossi di Aragon

"Kami akan mengalihkan perhatian kami pada Fernando sekarang. Kami sudah banyak bicara, dia sudah menunggu untuk melihat solusi teknis yang kami dapatkan," ujar Brown.

Alonso punya kenangan indah bersama Renault. Dua gelar juara dunia F1 yang diraih Alonso ketika itu menggunakan mesin Renault.

"Ia memenangi dua gelar juara dunia bersama Renault. Dia sangat senang dengan tim balap, kami sangat senang bersamanya, jadi saya pikir dalam waktu yang tidak terlalu jauh kami harus bisa menyelesaikan sesuatu dan itu akan menjadi potongan besar dari teka-teki itu," terangnya.

Klik di sini: FP1 Berjalan Lancar, Sean: Terima Kasih atas Dukungannya

Alonso memang paling vokal untuk menjadikan McLaren sebagai salah satu tim terbaik di F1. Tapi lantaran mesin Honda yang dinilai kurang mendukung, Alonso pun sangat menginginkan perpisahan McLaren dan Honda itu terjadi.

Sejak bergabung dalam momen rujuknya McLaren dengan Honda pada 2015, Alonso selalu dibuat frustrasi. Dari tiga musim yang dijalani, posisi terbaik pembalap berusia 36 tahun itu hanya finis di posisi ke-10. Bahkan pada musim ini, ia baru mengumpulkan 10 poin dan hanya menempati peringkat 15 klasemen sementara.

ASIAN Games 2018, INASGOC Perlu Tambahan Dana Rp1,167 Triliun
 


(FIR)