MotoGP

Lorenzo Ungkap Masa Frustrasi Bersama Ducati

Patrick Pinaria    •    11 Desember 2018 12:25 WIB
motogp
Lorenzo Ungkap Masa Frustrasi Bersama Ducati
Jorge Lorenzo (Foto: AFP/Jose Jordan)

Palma: Jorge Lorenzo ternyata merasakan depresi saat membela Ducati. Saking depresinya, pembalap asal Spanyol tersebut mengaku pernah ingin memutuskan pensiun.

Musim perdana bersama Ducati menjadi penyebab Lorenzo depresi. Tepatnya pada MotoGP 2017. Pada periode itu, juara dunia tiga kali itu tidak pernah meraih kemenangan.

Namun, Lorenzo akhirnya mencoba untuk tetap berjuang dan tetap bertahan pada musim 2018. Pada periode itu pula ia berhasil menunjukkan penampilan impresifnya di MotoGP Italia. Ia sukses meraih kemenangan perdananya bersama Ducati pada balapan tersebut.

Baca: Ronaldo Tantang Messi Main di Italia

"Mereka memberi penilaian kepada saya dan balapan terakhir saya dinilai buruk. Sangat sulit secara mental karena saya bekerja dan berlatih keras. Tetapi, hasilnya tidak saya dapatkan," ujar Lorenzo.

"Saya nyaris pensiun. Memang benar, saya memiliki opsi lain untuk pindah ke tim satelit Yamaha. Itu adalah pilihan baik. Tetapi, saya tidak memutuskan pindah," lanjutnya.

Baca: Daihatsu Astec Open 2018, Jaring Bibit Muda Bulutangkis

"Tetapi, perubahan sangat sulit dilakukan. Ketika saya mencoba motor, saya merasa terkejut. Saya perlu mengubah gaya balap saya. Itu tidak mudah secara mental. Tetapi, saya terus maju dan akhirnya di Mugello, kami mendapatkan kemenangan luar biasa," tutur Lorenzo.

Musim ini, Lorenzo harus puas finis di posisi kedelapan klasemen pembalap MotoGP dengan mengoleksi 134 poin. Kini, Lorenzo sudah bergabung dengan Repsol Honda untuk mendampingi Marc Marquez. (Crash)


Video: Jaminan Masa Depan Atlet Jadi Fokus KORI

 


(ASM)