MotoGP 2017

Honda Ditinggal Livio Suppo

Achmad Firdaus    •    14 November 2017 20:19 WIB
motogp 2017
Honda Ditinggal Livio Suppo
Tim Prinsipal Honda, Livio Suppo memutuskan mundur setelah 7 tahun mengabdi untuk Honda (Foto: Redbull)

Valencia: Sehari setelah Marc Marquez mengamankan titel juara dunia MotoGP 2017, kubu Honda mendapat kabar mengejutkan. Tim Prinsipal HRC, Livio Suppo memutuskan mundur dari jabatannya.

Tidak dijelaskan secara rinci alasan Suppo memutuskan mundur dari jabatannya sebagai bos tim Honda. Ia hanya menegaskan bahwa ia ingin rehat setelah dua dekade lebih berkecimpung di dunia balap motor.

Pria asal Italia yang juga sempat mengecap sukses bersama Ducati ini juga memastikan bahwa keputusannya ini, bukan karena adanya keretakan dengan kubu Honda. Ia justru memastikan bahwa hubungannya dengan seluruh awak tim Honda masih harmonis.

"Saya mengambil keputusan ini sebagai sebuah pilihan hidup. Jika Anda tahu maksud saya, terutama setelah saya bekerja selama 22 tahun di paddock," ujar Suppo.
 

Baca: Marquez Sulit Jelaskan Mengapa Sering Terjatuh


"Saya masih punya kontrak satu tahun bersama HRC. Namun, saya merasa bahwa ini adalah waktu yang tepat buat saya untuk pergi. Apalagi, saya meninggalkan semua ini dalam keadaan yang sangat terkontrol. Kontrak sponsor dan pembalap sudah aman. Jadi, mayoritas tugas saya untuk musim depan sudah terselesaikan," lanjutnya.

Suppo bergabung dengan Honda pada 2010. Selama tujuh tahun kebersamaannya dengan tim pabrikan Italia tersebut, Suppo sukses memberikan lima gelar juara dunia (pembalap) dan enam trofi juara konstruktor.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Livio atas dedikasi dan keahlian serta semangat yang terus ia tunjukkan selama bekerja. Kami mendoakan yang terbaik untuknya di masa depan," ungkap Direktur HRC, Tetsuhiro Kuwata.

Kehebatan Suppo dalam memimpin sebuah tim tidak hanya terjadi di kubu Honda. Sebelumnya, ia juga sempat mengantarkan Ducati merajai ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.
 

Baca juga: Lima Momen Terbaik Marquez di MotoGP 2017


Bergabung dengan Ducati pada 1999, Suppo langsung memainkan peran vital dalam debut Ducati di MotoGP pada 2003. Selama enam musim mengabdi untuk tim asal negara kelahirannya itu, Suppo mampu membuat tim dengan warna khas merah itu tampil kompetitif dan puncaknya jadi juara dunia pada 2007 lewat pembalapnya, Casey Stoner.

Selain jago dalam urusan mesin, Suppo juga piawai dalam hal komunikasi. Saat pindah ke Honda pada 2010, ia berhasil membujuk Casey Stoner meninggalkan Ducati dan bergabung ke Honda pada 2011 dan langsung menghadirkan gelar juara dunia.

Pada musim ini, Suppo menutup pengabdiannya dengan sempurna di mana Honda sukses menyabet treble winner; Marc Marquez tampil sebagai juara dunia, Honda mengamankan gelar konstruktor, sementara Repsol Honda jadi tim terbaik.

Well, akankah Suppo kembali ke Honda suatu saat nanti? "Jangan pernah katakan tidak," tutup Suppo.

Video: ?Data dan Fakta Unik Marc Marquez



(ACF)