Regulasi MotoGP

Airbag di Wearpack, Wajib untuk Lindungi Pembalap

Ahmad Garuda    •    19 Oktober 2016 11:56 WIB
regulasi motogp
<i>Airbag</i> di <I>Wearpack</i>, Wajib untuk Lindungi Pembalap
Produsen baju balap dunia di ajang balap MotoGP wajib memasok baju balap berteknologi airbag. Wired

Metrotvnews.com, Spanyol: Tak hanya mobil yang dilengkapi dengan kantung udara, sekarang baju balap atau wearpack pun mulai diwajibkan memiliki teknologi ini. Meski belum semua produsen baju balap mengembangkan ini, namun paling tidak dua pemasok baju balap besar di MotoGP yaitu Alpinestar dan Dainese sudah melakukannya.

Keduanya menggunakan komponen airbag sebagai perlindugan maksimal di bagian tubuh pembalap untuk meminimalkan cedera saat kecelakaan terjadi. Namun fungsinya juga tak 100%, lantaran kantung udara ini hanya ada di beberapa bagian saja. Terutama di bagian tulang rusuk, pundak, punggung bagian atas dan punggung bagian bawah.

"Perlindungan untuk pembalap khusus di racing suit atau baju balap, itu sudah pakai teknologi airbag. Teknologi inilah yang cukup mahal, karena punya koneksi dengan motor. Ketika dalam kondisi tertentu, Ia membawa bahwa pembalap terlempar dari motor dalam kondisi balapan, maka airbag akan mengembang 0,3 detik setelah pembalap terlepas dari motor," ujar Direktur ProRiders, Frans Hengky sebagai sole distributor wearpack merek Alpinestar di Indonesia beberapa waktu lalu.

Frans melanjutkan bahwa untuk perlindungan ini sudah jadi konsen balapan dunia. Mengingat bagian vital di tubuh bagian atas mudah mengalami patah atau retak jika terjatuh dalam kecepatan tinggi. Sementara untuk bagian tubuh lainnya biasanya dibantu dengan penempatan material dari bahan yang agak keras namun memiliki sedikit tingkat kelenturan.

Komisi balap MotoGP pun sudah mewajibkan penggunaan teknologi airbag ini untuk semua produsen baju balap di MotoGP mulai 2018. Jadi masih ada jeda setahun untuk melakukan riset dan pengembangan.


(UDA)